COVID-19 di Tangerang Melonjak, Bupati Bilang akibat Libur Akhir Tahun

Mohammad Arief Hidayat, Sherly (Tangerang)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyebut jumlah kasus COVID-19 di wilayahnya masih tinggi. Bahkan, setelah masa libur Natal dan Tahun Baru 2021, tingkat penularan melonjak hingga 50-60 kasus per hari.

"Angka kasus di Kabupaten Tangerang masih cukup tinggi, rata-rata per hari 50 sampai 60 kasus. Bahkan, kerawanan penularan masih cukup tinggi, mungkin ini ledakan libur panjang akhir tahun," katanya di Pendopo Kabupaten Tangerang, Senin, 11 Januari 2021.

Lonjakan itu membuat fasilitas ruang inap hingga rumah isolasi di wilayah Kabupaten Tangerang penuh. Pemerintah berencana menambah 100-120 tempat tidur dan bahkan lokasi isolasi pasien COVID-19, juga ruang ICU untuk perawatan pasien yang terkategori berat.

Baca: Bukan Penuh, Menkes Tegur RS yang Tak Mau Tangani Pasien COVID-19

Peningkatan kasus yang cukup signifikan itu memaksa pemerintah setempat menerapkan Peraturan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara serentak, sekalian membentuk Satuan Tugas di tingkat RT dan RW.

"Kalau perawatan saja, soal berapa pun tempat tidur dan rumah sakit yang disiapin, tapi masyarakat di hulunya ini aktivitasnya tidak berubah, pasti akan bertambah. Jadi, sekarang kita sama-sama untuk mereduksi aktivitas masyarakat melalui PPKM, seperti kembali ada posko pengecekan dan satgas di RT dan RW,” katanya. (ase)