Update COVID-19 DKI 14 Februari: 93 Persen Sembuh

Agus Rahmat, Syaefullah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, jumlah kasus konfirmasi positif secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 315.553 kasus.

"Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 293.538 dengan tingkat kesembuhan 93 persen, dan total 4.895 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7 persen," kata Dwi di Jakarta, Minggu, 14 Februari 2021.

Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 10.916 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 9.497 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.496 positif dan 7.001 negatif.

Baca juga: Buka Sampai Larut, Tempat Kuliner di Jakarta Barat Dibubarkan

"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 271.677. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 92.582," terangnya.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 1.898 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 17.120 (orang yang masih dirawat/ isolasi).

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 23,5 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,9 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker dan pendataan buku tamu juga akan digencarkan, begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya.

"Sehingga, harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan COVID-19," katanya.

Pemprov DKI Jakarta menyarankan, bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri COVID-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI.

Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko COVID-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki. Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus COVID-19 di Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta juga masih membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi COVID-19 dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB.