Update COVID-19 Makassar: 108 Sembuh, 31 Meninggal Dunia

Ridho Permana, Irfan

VIVA – Posko Induk Info COVID-19 Makassar kembali melaporkan perkembangan kasus virus tersebut di Kota Makassar hingga pukul 11.00, Minggu, 3 Mei 2020.

Sampai saat ini, pasien positif COVID-19 yang sudah sembuh 108 orang, 262 pasien masih dirawat dan 31 telah meninggal dunia.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sudah sehat dan diperbolehkan pulang sebanyak 183 orang, 168 pasien masih dirawat dan 56 orang telah meninggal dunia.Adapun Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sebanyak 228 orang masih dalam proses pemantauan dan 715 orang telah selesai pemantauan.

Sementara itu, Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb, kembali berkeliling kota Sabtu tengah malam tadi, menemui para petugas yang masih terus bekerja di batas-batas kota memeriksa para pengendara yang hendak masuk ke wilayah Kota Makassar.

Selain mengecek proses penegakan aturan PSBB di jalan raya, kedatangan Iqbal tersebut sekaligus untuk memberi semangat kepada tim gabungan yang bekerja 24 jam  sejak PSBB di berlakukan.

Sejumlah titik yang didatangi pada malam ke-9 PSBB tersebut, di antaranya di perbatasan Makassar–Maros, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin; perbatasan  Makassar– Maros di Kelurahan Katimbang, serta di jembatan layang (fly over) Makassar.

“Malam ini kami coba memantau beberapa pos, baik zona satu serta zona dua, termasuk sejumlah wilayah perbatasan. Biasanya di waktu normal, wilayah-wilayah tersebut selalu padat oleh kendaraan yang melintas. Namun, alhamdulillahsituasi sudah sangat jauh berkurang. Artinya sebagian besar warga kita memang sudah mengurangi aktifitasnya dan memilih tinggal di rumah saja” ujar Iqbal.

Iqbal didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Mario Said, Kalakhar BPBD, Dr. H. Muh Rusli, Camat Biringkanaya, A Syahrum Makkuradde, serta Kabag Umum Pemkot Makassar, Ichwan Jacub.

Dari pengamatan di lapangan, kendaraan yang melintas dilakukan penyemprotan disinfektan serta pengukuran suhu badan. Selain itu, pengendara yang tidak menggunakan masker diminta untuk berbalik arah. Demikian pula kendaraan yang memuat melebihi 50 persen dari kapasitas muatan diminta untuk menurunkan sebagian penumpangnya.

“Kami memberikan apresiasi kepada mereka yang bertugas, khususnya tim gabungan, baik itu dari aparat kepolisian, TNI, dinas perhubungan dan satpol PP. Mereka benar-benar bekerja menegakkan aturan di lapangan, tegas tanpa tebang pilih. Ini sangat penting dan menentukan terhadap keberhasilan PSBB. Kita sangat berharap kedisipilinan warga mendekati 100 persen demi memastikan virus itu tidak punya kemampuan bertransmisi. Jika itu berhasil dilakukan, maka PSBB tidak perlu untuk diperpanjang. Itu harapan kita,” terang Iqbal.

Sejak beberapa malam terakhir, Iqbal rutin berkeliling, baik itu di pos-pos penjagaan, maupun blusukan di daerah-daerah permukiman untuk memastikan PSBB berjalan efektif.

Di setiap titik yang didatangi, Iqbal menyempatkan menyapa para petugas sekaligus membagikan kurma, susu, vitamin dan masker.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Makassar tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi mereka yang bertugas.

“Alhamdulillah, ini tentu sangat berdampak terhadap semangat anggota kami, khususnya yang kini bertugas di lapangan. Kami berterima kasih kepada Pak Wali (Iqbal Suhaeb) yang turun langsung memberi tambahan moril dan semangat, Insya Allah, kami dan seluruh personel gabungan akan terus bekerja memastikan seluruh aturan PSBB diterapkan secara tegas dijalan raya” tutur Kadis Perhubungan, Mario Said.

Baca: DPR Desak Pemerintah Evaluasi Data Distribusi Bansos Korban Corona