COVID-19 Masih Ada, Ketua MPR Minta Pemerintah Gencar Lakukan 3T

Dusep Malik, Anwar Sadat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sampai hari ini, kasus COVID-19 terus bertambah. Data terkini, Kamis 12 November 2020, pasien yang terkonfirmasi positif ada penambahan sebanyak 4.173 orang, sehingga ditotal orang yang terkonfirmasi positif ada 425.291.

Dari data tersebut, Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan pandemi COVID-19 di Indonesia, belum ada tanda-tanda dapat dikendalikan secara pasti. Untuk itu Bamsoet meminta pemerintah melakukan evaluasi.

"Mendorong pemerintah melakukan evaluasi kinerja yang sudah dilakukan selama ini dan melakukan terobosan agar dapat menekan perkembangan dan penyebaran COVID-19, serta menggencarkan dan mengoptimalkan penerapan testing, tracing, dan treatment (3T) di seluruh Indonesia," kata politisi yang akrab disapa Bamsoet itu, Kamis 12 November 2020.

Bambang mengatakan pemerintah pusat dan daerah juga menyiapkan dana agar testing atau tes rapid dapat dilakukan secara berkala. Khususnya di wilayah-wilayah yang masih berada di zona merah atau orange.

"Dengan begitu tracing atau pelacakan dapat dilakukan tepat waktu guna mencegah meluasnya penularan virus corona," ujar Bamsoet.

Politikus Partai Golkar tersebut juga meminta pemerintah untuk terus melakukan pembaharuan data kasus positif COVID-19. Terutama apabila telah melakukan pemeriksaan spesimen setiap harinya.

"Mengimbau masyarakat agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga jarak) secara bersamaan, dan menghindari kerumunan orang, sehingga upaya pencegahan penularan antar individu dapat dilakukan secara maksimal," ujar Bamsoet. (ren)

Seperti diketahui, saat ini jumlah kasus COVID-19 di Indonesia masih tinggi. Untuk itu jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan dan lakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Jauhi Kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun.

#pakaimasker
#jagajarak
#cucitangan
#satgascovid19
#ingatpesanibu