COVID-19 Masih Mengancam, Jangan Anggap Enteng soal Cuci Tangan

Lazuardhi Utama
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana untuk membuka kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di dalam kelas pada Januari 2021.

Meski begitu, pemerintah secara khusus tetap mempertegas peraturan protokol kesehatan yang harus dijalankan sebagai syarat mutlak bagi sekolah yang melaksanakan KBM tatap muka. Hal ini dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19, agar tidak adanya klaster baru di lingkungan sekolah.

Baca: Peduli COVID-19, Ribuan Anak Kampanyekan 3M

Salah satu syarat protokol kesehatan yang harus dijalankan adalah cuci tangan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mencuci tangan agar bersih menghabiskan waktu sekitar 20-30 detik.

WHO juga mengimbau agar gunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol jika sabun dan air bersih tidak tersedia. "Jika tangan Anda tidak terlihat kotor, maka tetap hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut Anda dengan tangan yang belum dicuci," demikian menurut riset WHO yang bertajuk, It is Time to Address Airborne Transmission of COVID-19.

Mereka lalu mengeluarkan tujuh langkah mencuci tangan yang benar untuk mencegah infeksi virus, kuman, dan bakteri. Pertama, basahi tangan dan tuangkan atau oleskan produk sabun di telapan tangan. Kedua, tangkupkan kedua telapak tangan dan gosokkan produk sabun yang telah dituangkan.

Ketiga, letakkan telapak tangan kanan di atas punggung tangan kiri dengan jari yang terjalin dan ulangi untuk sebaliknya. Keempat, letakkan telapak tangan kanan ke telapak tangan kiri dengan jari saling terkait. Kelima, tangan kanan dan kiri saling menggenggam dan jari bertautan agar sabun mengenai kuku dan pangkal jari.

Keenam, gosok ibu jari kiri dengan menggunakan tangan kanan dan sebaliknya. Ketujuh, gosokkan jari-jari tangan kanan yang tergenggam di telapak tangan kiri dan sebaliknya, lalu keringkan tangan dan tangan Anda sudah aman dari kotoran.

Dalam situasi pandemi seperti sekarang, Deputy Marketing Director Avian Brands, Novi Christiana mengatakan, semua orang berisiko terpapar COVID-19. Menurutnya, tangan merupakan media yang paling mudah bagi virus maupun bakteri untuk masuk ke dalam tubuh.

"Jadi sangat penting untuk mendisiplinkan diri mencuci tangan dengan air mengalir,” ungkapnya, Minggu, 29 November 2020. Melihat kondisi ini, produsen cat nasional itu menggalakkan kampanye 'Avian Brands untuk Sekolah Sehat' yang bekerja sama dengan 150 sekolah di seluruh Indonesia.

Novi menuturkan bahwa kampanye ini sebagai wujud dan komitmennya terhadap dunia pendidikan, dengan mengajak semua orang berpartisipasi dalam menjaga kesehatan di lingkungan sekolah.

"Sarana cuci tangan ini dipasang di 6 titik strategis di dalam area sekolah. Kami mengajak seluruh pihak tanpa terkecuali melakukan 3 langkah mudah untuk memutus matai rantai penyebaran COVID-19, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir, serta menjaga jarak," tegas dia.