COVID-19 Masih Tinggi, 3 Jalan di Surabaya Dibatasi Lagi Saat Weekend

Syahrul Ansyari, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 2 menit

VIVA - Kepolisian Daerah Jawa Timur mengambil langkah tegas untuk menekan angka kasus Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 yang masih tinggi di Surabaya Raya (Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Gresik), terutama Surabaya. Tiga titik jalan raya di Surabaya akan ditutup lagi di waktu-waktu tertentu, sama seperti saat pelaksanaan PSBB.

Tiga jalan tersebut ialah Jalan Tunjungan, Jalan Raya Darmo, dan Jalan Pandegiling. "Untuk malam ini, malam Sabtu dan malam Minggu, weekend, Surabaya Raya dan Surabaya khususnya, kita akan melakukan pembatasan akses jalan," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, di Surabaya pada Jumat, 3 Juli 2020.

Baca juga: Sultan Sempat Girang Kasus Corona di Yogya Landai tapi Naik Lagi

Di tiga titik itu, petugas akan menutup akses kendaraan bermotor dan orang dari pukul 21.00 sampai pukul 04.00 WIB. "Ini terkait untuk memberikan ketertiban sosial dalam memutus rantai penyebaran virus (COVID-19). Kita tahu, aktivitas di jalan ramai pasca transisi PSBB, walaupun edukasi (protokol kesehatan) terus kita lakukan," ujar Trunoyudo.

Ia menegaskan pembatasan akses jalan itu bersifat sementara, bukan permanen. Waktunya pun dipilih di jam-jam tidak produktif sehingga tidak mengganggu kegiatan ekonomi. "Sehingga yang akan kita bubarkan dan batasi aksesnya, malam hari orang bersepeda kita tutup aksesnya. Malam-malam bersepeda itu tidak produktif, artinya tidak menghasilkan sesuatu," kata Trunoyudo.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Budi Indra Dermawan mengatakan, berdasarkan pemantauan di lapangan, banyak warga di Surabaya yang tidak menerapkan protokol kesehatan setelah setelah PSBB berakhir, seperti nongkrong tidak menjaga jarak. Banyak warga mengabaikan Perwali Surabaya No 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru.

Jumlah kasus positif corona di Surabaya Raya masih tinggi. Berdasarkan data COVID-19 Jatim per 2 Juli 2020, kasus positif di Surabaya saat ini sebanyak 6.099 setelah ada tambahan 128 kasus baru. Itu separuh dari total kasus positif sementara di Jatim, yaitu 12.681 kasus setelah ada tambahan 313 kasus baru.