COVID-19 Melonjak di Bangkalan, Ganip Warsito Minta 3T Ditingkatkan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Bangkalan COVID-19 melonjak di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Ganip Warsito meminta 3T (testing , tracing, treatment) terus ditingkatkan. Ia pun terus memonitor perkembangan COVID-19 di seluruh Indonesia, termasuk Jawa Timur.

Tak kalah pentingnya, Ganip Warsito mengajak masyarakat disiplin protokol kesehatan.

"Protokol kesehatan memakai masker, ini kuncinya, selalu menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan ini wajib diterapkan," katanya saat meninjau ke Bangkalan pada Selasa, 8 Juni 2021.

Ganip juga meminta pihak rumah sakit untuk memastikan ketersediaan tempat tidur, tempat isolasi mandiri, zonasi protokol kesehatan, serta kemampuan sumber daya manusia tenaga kesehatan dalam antisipasi penanganan lonjakan kasus COVID-19.

Penguatan fungsi posko di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro juga perlu untuk menjadi kontrol kasus harian COVID-19.

“Terus menerus lakukan pemantauan dan monitoring melalui posko yang ada di seluruh PPKM Mikro untuk dapat mengetahui kasus harian COVID-19, sehingga menjadi dasar kita dalam mengambil keputusan, membuat langkah strategis serta menjadi evaluasi dalam melakukan pengendalian kasus,” pungkas Ganip Warsito.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Konsisten Tangani COVID-19

Ketua Satgas COVID-19 Ganip Warsito meninjau kesiapan UGD Puskesmas Bangkalan, Jawa Timur (8/6/2021). (Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)
Ketua Satgas COVID-19 Ganip Warsito meninjau kesiapan UGD Puskesmas Bangkalan, Jawa Timur (8/6/2021). (Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Ganip Warsito kembali mengingatkan Pemerintah Kabupaten Bangkalan agar selalu konsisten dan tidak lengah dalam menangani COVID-19 di daerahnya.

Selain memberikan arahan, Ganip yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) didampingi Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin, Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa, anggota Komisi VIII DPR RI, dan Bupati Bangkalan turut meninjau Puskesmas Bangkalan, RSUD Syarifah Ambari Rato Ebu, dan posko PPKM Mikro desa Bilaporah.

BNPB memberikan bantuan Dana Siap Pakai sebesar Rp1 miliar dan logistik berupa masker kain 20.000 lembar, masker kain anak 10.000 lembar, dan hand sanitizer masing-masing 4 liter 20 jerigen kepada Kapubaten Bangkalan.

Dari keterangan tertulis yang diterima Health Liputan6.com, bantuan di atas diberikan secara simbolis kepada Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron di Pendopo Bupati Bangkalan.

4 Kecamatan Bangkalan Angka COVID-19 Naik

Ketua Satgas COVID-19 Ganip Warsito meninjau posko PPKM Mikro desa Bilaporah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur (8/6/2021). (Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)
Ketua Satgas COVID-19 Ganip Warsito meninjau posko PPKM Mikro desa Bilaporah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur (8/6/2021). (Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Kasus konfirmasi positif COVID-19 melonjak di beberapa wilayah Jawa Timur, khususnya Kabupaten Bangkalan. Kenaikan kasus ini dipicu oleh penularan pada klaster keluarga setelah mereka melakukan mudik Lebaran.

R. Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, data kasus COVID-19 terhitung 10 April-7 Juni 2021 meningkat di 4 kecamatan. Satgas COVID-19 Kabupaten Bangkalan mencatat kenaikan kasus konfirmasi positif dari 12 kasus menjadi total 322.

“Pasien COVID-19 tertinggi ada di empat kecamatan, yakni Kecamatan Arosbaya, Klampis, Geger dan Kecamatan Kota,” kata Abdul Latif, yang juga sebagai Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangkalan.

Infografis Lonjakan Kasus Covid-19 di Kudus hingga Bangkalan

Infografis Lonjakan Kasus Covid-19 di Kudus hingga Bangkalan. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Lonjakan Kasus Covid-19 di Kudus hingga Bangkalan. (Liputan6.com/Trieyasni)

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel