Covid-19 Naik Lagi, Jokowi Tegaskan Masyarakat Harus Waspada

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo meminta semua pihak waspada terhadap penularan Covid-19. Permintaan ini disampaikan menyikapi peningkatan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir.

"Apapun kita harus waspada," tegasnya usai Silaturahmi dengan Alumni Program Kartu Prakerja di Sentul Internasional Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/6).

Jokowi mengatakan positivity rate Covid-19 saat ini masih di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Standar aman WHO, positivity rate Covid-19 maksimal 5 persen.

Dia mengatakan, sebelum kasus Covid-19 kembali meningkat, peringatan agar waspada terhadap penularan virus SARS-CoV-2 itu selalu disampaikan. Bahkan berkali-kali.

"Sejak awal sebelum naik, dulu kan saya sudah ngomong sekali, dua kali, tiga kali, waspada, waspada, waspada. Baik oleh Omicron maupun BA.4 dan BA.5," ucapnya.

Selain peringatan untuk waspada, Jokowi mengaku selalu menekankan perlunya vaksinasi booster. Namun, belakangan ini laju vaksinasi booster mengalami perlambatan.

"Sekarang ini kita ingin melakukan booster, mencari peserta itu kesulitan," kata dia.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat, peningkatan 1.173 kasus positif Covid-19 terjadi dalam 24 jam terakhir hingga hari ini, Kamis (16/6) pukul 12.00 WIB. Temuan ini berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 76.459 spesimen dari 55.176 orang.

Ada 26 provinsi yang menyumbang kasus positif Covid-19. Namun, tiga provinsi di antaranya mengontribusi angka tertinggi yakni DKI Jakarta 696, Jawa Barat 158, dan Banten 145.

Selain kasus positif, kematian akibat Covid-19 juga meningkat, yakni 3. Total kumulatif kasus kematian sebanyak 156.673. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel