Update Covid-19 per 19 November 2022: Kasus Positif Tambah 6.383

Merdeka.com - Merdeka.com - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan penambahan angka kasus konfirmasi positif harian nasional sebanyak 6.383 orang terpapar Covid-19, berdasarkan data yang dihimpun pada Sabtu (19/11) hari ini.

Penambahan tersebut membuat total angka pasien terkonfirmasi positif Covid secara total menyentuh angka 6.603.195 orang. Sementara untuk kasus aktif bertambah 1.444 orang membuat total kasus aktif mencapai 62.728 orang.

Sementara untuk data orang meninggal bertambah 25 orang menjadi total 159.348 orang. Sedangkan, untuk angka sembuh bertambah 4.914 orang membuat angka kesembuhan secara kumulatif mencapai 6.381.119 orang.

Sedangkan untuk, jumlah masyarakat yang telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama mencapai 205.306.678 orang, dosis kedua 172.225.580 orang, dan dosis ketiga atau booster sebanyak 66.094.359 orang.

Belakangan ini angka kasus Covid-19 kembali melonjak, terhitung sejak Selasa (25/10), terdapat penambahan 3.008 kasus baru yang sebelumnya hanya 1.703 kasus.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) M. Syahril mengatakan, kemungkinan kenaikan ini disebabkan subvarian baru Omicron XBB. Belajar dari pengalaman sebelumnya, lonjakan kasus Covid-19 kerap kali dipicu varian baru.

“Jadi memang teorinya begitu ya, teorinya begitu. Apabila terjadi lonjakan kasus,itu biasanya dikaitkan adanya subvarian yang baru," kata Syahril dalam konferensi pers, Rabu (26/10/).

Meskipun demikian, Syahril mengatakan pihaknya akan mengawasi kelonjakan kasus untuk memastikan hal tersebut disebabkan oleh subvarian XBB.

"Nah baru kemarin ya kenaikannya. Tentu nanti kita akan lihat dalam satu dua tiga hari ini dan kita Kementerian Kesehatan sudah bergerak untuk melakukan whole genome sequencing pada kasus-kasus terutama yang di rumah sakit untuk melihat apakah memang subvarian XBB ini sudah mendominasi apa belum. Jadi kita tunggu dulu ya kabar dalam dua tiga hari ini. Kita akan melihat lonjakannya,” jelas Syahril.

[ded]