COVID-19 Tinggi, Anies: Semua Kegiatan Harus Sudah Tutup Jam 9 Malam

·Bacaan 2 menit

VIVA – Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, menegaskan bahwa semua kegiatan baik perkantoran, rumah makan, kafe dan tempat hiburan harus sudah harus tutup pada jam 9 malam.

Dia menegaskan tidak ada kompromi. Bagi yang masih membandel akan dikenakan sanksi tegas oleh aparat.

"Malam ini lakukan operasi pendisiplinan tanpa kompromi. Seluruh kegiatan harus terhenti pada pukul 9 malam, tidak ada perkecualian dan ingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa penegakan hukuman ini bukan semata-mata demi tegaknya peraturan," kata Anies saat Apel Gabungan TNI Polri, Satpol PP di Lapangan Silang Monas Jakarta, Jumat, 18 Juni 2021.

"Mentaati adalah menghargai, menghargai sesama, menghargai nyawa orang lain," sambungnya.

Saat ini, kata Anies, dalam masa pandemi dan kondisinya makin hari makin mengkhawatirkan. Karena itu semua warga harus bersiaga, bersiap untuk menegakkan protokol kesehatan.

"Kita menyadari pandemi ini disebabkan oleh penularan virus dari orang ke orang. Pertemuan interaksi yang tidak mentaati protokol kesehatan berpotensi berdampak pada penularan," katanya.

Berdasarkan laporan hari ini jumlah kasus positif merupakan angka rekor tertinggi selama masa pandemi 1/5 tahun. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, melaporkan jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 2.173 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 24.511 orang, yang masih diisolasi.

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19 secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 463.552 kasus. Dari jumlah total kasus positif, orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 431.264 dengan tingkat kesembuhan 93,0%, dan total 7.777 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen.

Anies mengingatkan semua harus bekerja ekstra keras untuk memastikan bahwa seluruh komponen masyarakat mentaati pemakaian masker, mentaati jumlah orang di dalam ruangan, dan mentaati untuk menjaga jarak.

"Tugas dari kita semua adalah mengkampanyekan mengingatkan dan mendisiplinkan. Karena itu pada seluruh jajaran yang hadir di sini, jajaran Kodam jaya, jajaran Polda Metro Jaya. Kita semua turun ke lapangan, termasuk seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel