COVID-19 turun, Universitas Muria Kudus kuliah tatap muka secara penuh

Universitas Muria Kudus, Jawa Tengah (Jateng), sudah menggelar perkuliahan tatap muka secara penuh setelah kasus COVID-19 di daerah setempat mengalami penurunan.

"Meskipun perkuliahan tatap muka secara penuh, tetapi aturan protokol kesehatan COVID-19 tetap diterapkan secara disiplin," kata Rektor UMK Prof Dr Darsono di Kudus, Jumat.

Untuk memastikan aturan protokol kesehatan (prokes) COVID-19 diterapkan secara disiplin, kata dia, secara periodik juga ada evaluasi pelaksanaan.

Selain itu, katanya, petugas yang dibentuk untuk melakukan pemantauan juga memastikan fasilitas umum yang tersebut, mulai dari alat pendeteksi suhu tubuh hingga tempat cuci tangan masih berfungsi dengan baik.

Hal itu untuk melayani mahasiswa di UMK yang jumlahnya mencapai sebanyak 14.000 orang.

Terkait ada tidaknya dosen yang masih mengajar secara daring, kata dia, akan dipantau secara daring karena terdapat aplikasi Sunan (sinau temenan) yang merupakan sistem pembelajaran elektronik atau e-learning.

"Akan ketahuan dosen mana saja yang masih memberlakukan daring. Sedangkan saat ini sudah diberlakukan perkuliahan tatap muka," ujarnya.

Sebelum menerapkan kuliah tatap muka, UMK juga membentuk Tim Satgas COVID-19 UMK, tim teknis ruang kelas, tim teknis pengendalian lapangan dan evaluasi monitoring. Pedoman dan boring atau formulir isian untuk kontrol juga telah disiapkan.

Awalnya, kuliah tatap muka digelar secara terbatas. Dengan ketentuan ada pembagian hari tertentu dalam seminggu untuk masing-masing fakultas dan program studi, dan diutamakan kuliah yang ada praktikumnya.

Sementara peserta maksimal kuliah 30 persen dari kapasitas kelas, ada izin orang tua dan mahasiswa yang bisa mengikuti perkuliahan yang telah melakukan vaksin, minimal vaksin pertama.

Karena semua dosen dan mahasiswa juga menjalani vaksinasi dan kasus COVID-19 di Kudus juga menurun, akhirnya digelar kuliah tatap muka secara penuh, demikian Darsono.

Baca juga: UMK bekerjasama dengan Universiti Geomatika Malaysia

Baca juga: PT KAI memberikan kesempatan magang kepada mahasiswa Universitas Muria Kudus

Baca juga: UMK membuat face shield corona untuk dibagikan kepada tenaga medis

Baca juga: Ratusan dosen Universitas Muria Kudus menjalani vaksinasi COVID-19