Cristiano Ronaldo, Contoh Manusia Obsesif yang Berhasil

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Mantan manajer Manchester United, Mick Clegg, Cristiano Ronaldo bakal menjadi pemain yang sukses sampai usia 41 tahun. Ia juga menilai, Ronaldo adalah manusia obsesif dalam arti positif dan berhasil.

Clegg menjabat sebagai pelatih fisik dan kebugaran MU selama era Sir Alex Ferguson. Ia juga menyebut Ronaldo bakal melebihi Ryan Giggs yang bermain hingga usia 40 tahun.

"Sebelum Ronaldo, atlet terbaik dalam hal latihan pada tubuhnya adalah Ryan Giggs," katanya kepada La Gazzetta dello Sport, dikutip dari Football Italia, Jumat (13/11/2020).

“Dia yang terkuat, paling memperhatikan detail. Jika Giggs bermain di Manchester United hingga berusia 40 tahun, Ronaldo dapat bermain hingga berusia 41 tahun.

“Cristiano adalah satu-satunya yang mampu melampaui standar tinggi Giggs,” tambahnya.

Striker Juventus dan Portugal itu menjadi pencetak gol terbanyak keempat dalam sejarah sepak bola, setelah mencetak satu gol ke gawang Andorra. Cristiano Ronaldo hanya terpaut 59 gol dari pencetak gol terbanyak sepanjang masa, Josef Bican.

"Dia akan mencetak lebih banyak gol daripada Becan," kata Clegg.

Obsesi

Pemain depan timnas Portugal, Cristiano Ronaldo (kiri) berebut bola dengan gelandang timnas Andorra, Moises San Nicolas dalam pertandingan uji coba internasional di Estadio da Luz, Kamis (12/11/2020) dini hari WIB. Portugal menang 7-0 atas tamunya, Andorra. (PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)
Pemain depan timnas Portugal, Cristiano Ronaldo (kiri) berebut bola dengan gelandang timnas Andorra, Moises San Nicolas dalam pertandingan uji coba internasional di Estadio da Luz, Kamis (12/11/2020) dini hari WIB. Portugal menang 7-0 atas tamunya, Andorra. (PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)

Clegg menambahkan, haus akan prestasi dan tak pernah puas menjadi kunci Cristiano Ronaldo pada saat ini dan masa mendatang.

“Ronaldo akan mengubah cara bermainnya, mungkin perannya juga, seperti yang terjadi dengan Giggs. Dia akan terus berada di puncak karena dia terobsesi untuk menjadi yang terbaik," katanya.

“Dia banyak berlatih, dia mengatur gaya hidup, tidur, dia punya juru masak, dan dia tahu bagaimana menghindari stres."

"Dia memperhatikan detail, ini adalah rahasianya meskipun cedera selalu datang, itu tidak 100% dapat diprediksi," tutup Clegg.

Sumber: Football Italia

Saksikan video pilihan berikut ini: