Cristiano Ronaldo Rela Potong Gaji Buat Kembali ke MU

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 2 menit

VIVA – Striker Juventus Cristiano Ronaldo terbuka untuk kembali ke mantan klubnya, Manchester United. Megabintang asal Portugal tersebut bahkan rela potong gaji demi bisa meninggalkan Juventus.

Media Italia, Gazzetta dello Sport mengabarkan, mantan pemain Real Madrid tersebut bersedia untuk memotong gajinya di Juventus yang saat ini sebesar €31 juta permusim demi bisa pindah ke MU.

Bianconeri sendiri akan mempertimbangkan untuk melepas Ronaldo. Terutama jika mereka gagal lolos ke Liga Champions. Gaji besar Ronaldo cukup mengganggu keuangan Juventus yang sedang kesusahan imbas pandemi COVID-19.

Batu sandungan bagi Ronaldo adalah undang-undang pajak yang berat di Inggris dibandingkan dengan Italia, di mana pengecualian diberlakukan untuk pesepakbola. Kontrak pemain berusia 36 tahun itu dengan Juve berlaku hingga 2022.

Sebelumnya, Gazzetta dello Sport juga mengabarkan bahwa sikap Ronaldo telah berubah baru-baru ini di Juventus. Dia berperilaku sangat berbeda dengan penampilannya ketika pertama kali tiba di Turin beberapa tahun silam.

Ronaldo tidak lagi mencoba mengangkat rekan satu timnya di lapangan seperti dulu, dan sepertinya tidak lagi menikmati permainannya. "Dia gugup, mudah tersinggung dan sangat jauh dari rekan satu timnya," klaim La Gazzetta dello Sport.

"Ronaldo tampaknya telah menyerah dan dia tidak bertarung sebanyak biasanya. Dia tampak sangat berbeda saat melawan Fiorentina, yang merupakan tanda yang mengkhawatirkan. Ronaldo tidak lagi berusaha menyembunyikan perasaan ini."

Persepsi tentang bagaimana perasaan Cristiano Ronaldo di klub ini telah menambah rumor bahwa dia mungkin akan segera hengkang. "Dia diisolasi jauh dari lapangan. Sepertinya dia semakin dekat untuk meninggalkan Juventus."

Situasi Ronaldo menjadi lebih buruk baru-baru ini setelah Juventus tersingkir di Liga Champions. Ditambah, Ronaldo juga sudah menjalani tiga pertandingan tanpa mencetak gol. Gol terakhirnya terjadi saat melawan Napoli pada 7 April.

Juventus, yang telah memenangkan sembilan gelar Serie A terakhir, kini berada di posisi keempat klasemen dan masih berjuang untuk mengamankan posisi empat besar atau zona Liga Champions untuk musim depan.