Crutchlow Khawatirkan Kelanjutan Generasi Pembalap Inggris

Xaveria Yunita
·Bacaan 1 menit

Ketiga kompetisi tersebut disebut para pembalap dari Italia, Spanyol dan Jepang. Hanya ada satu atau dua yang berasal dari Negeri Ratu Elizabeth.

Dalam Moto3 2020, Inggris diwakili John McPhee yang membalap untuk Petronas Sprinta Racing. Sedangkan Moto2 ada Sam Lowes dan Jack Dixon. Crutchlow satu-satunya rider utama di MotoGP, Bradley Smith merupakan pengganti dalam tim Aprilia Racing Team Gresini.

Pria, yang akan banting setir jadi test rider Yamaha, itu cemas dengan kelanjutan generasi pembalap dari kampung halamannya.

“Sepertinya itu tidak bagus. Ada beberapa talenta, tapi mengkhawatirkan. Saya kira dalam waktu dekat di masa depan, akan sulit menemukan seseorang,” katanya dilansir Speedweek.com.

“Saya mendapat kesempatan berlomba di kelas MotoGP selama 10 tahuan. Tapi saya tidak tahu bagaimana hal itu akan berjalan.”

Baca Juga:

Rivalitas Satu Tim Jadi Kunci Sukses Suzuki Ambisi Rins Berikan Suzuki Triple Crown di Portimao

Crutchlow akan mengucapkan selamat tinggal di MotoGP Portugal, Minggu (22/11/2020). Selain atmosfer jelang balapan, ia akan sangat merindukan momen-momen bersama sahabatnya Jack Miller dan Sam Lowes.

“Rasanya pasti aneh. Jack Miller dan Sam Lowes termasuk enam orang yang saya anggap sahabat. Kami sering bertemu tahun ini, mungkin terlalu sering,” ucapnya.

“Saya tahu bahwa saya bisa mengandalkan mereka ketika punya masalah dan sebaliknya.”

Pembalap 35 tahun itu meninggalkan MotoGP dengan pencapaian paling buruk dalam kariernya di level premier. Cal Crutchlow duduk di peringkat ke-18 dengan 29 poin.

“Tahun ini sangat sulit bagi saya. Saya merasa setiap akhir pekan, balapan tidak berjalan sesuai rencana. Di MotoGP, sama seperti olahraga lain, mengutamakan hasil. Bagaimanapun, kalau Anda tak punya tim atau motor terbaik, Anda langsung kelihatan jelek, meskipun sejatinya tidak seperti itu,” ia mengungkapkan.