Crutchlow Yakin Bisa Bantu Yamaha Jadikan YZR-M1 Sempurna

Vincent Lalanne-Sicaud
·Bacaan 1 menit

Mulai MotoGP 2021, Crutchlow tak akan bersaing secara langsung dengan para pembalap di kelas premier. Ia memiliki peran baru, yakni sebagai test rider Yamaha.

Setelah 10 tahun, Cal Crutchlow memutuskan untuk setop mengikuti balapan kompetitif dan bakal melanjutkan kariernya menjadi pembalap penguji Yamaha tahun ini.

Kendati demikian, pria asal Inggris tersebut tetap memiliki target besar, membantu Yamaha kembali merebut gelar MotoGP. Tugasnya, mengembangkan motor YZR-M1.

Pabrikan berlambang garpu tala ini telah mengidentifikasi berbagai kelemahan pada M1, khususnya spek 2020, sepanjang MotoGP musim lalu.

Pembalap penguji anyar Yamaha, Cal Crutchlow, percaya bisa memberikan kontribusi bagi perbaikan motor YZR-M1 untuk menghadapi MotoGP 2021.

Pembalap penguji anyar Yamaha, Cal Crutchlow, percaya bisa memberikan kontribusi bagi perbaikan motor YZR-M1 untuk menghadapi MotoGP 2021.<span class="copyright">Gold and Goose / Motorsport Images</span>
Pembalap penguji anyar Yamaha, Cal Crutchlow, percaya bisa memberikan kontribusi bagi perbaikan motor YZR-M1 untuk menghadapi MotoGP 2021.Gold and Goose / Motorsport Images

Gold and Goose / Motorsport Images

"Saya tidak akan menilai apa yang saya lihat (pada MotoGP 2020) karena sulit untuk menilai empat pembalap. Masing-masing memiliki kendalanya," tutur Crutchlow.

Yang pasti sang test rider bertekad untuk memenuhi tugasnya sekaligus memberikan kontribusi maksimal bagi Yamaha dalam peran barunya.

Pengalaman panjang pembalap yang telah memenangi tiga balapan MotoGP itu diharapkan bermanfaat untuk tim setelah tak puas dengan kinerja Jorge Lorenzo tahun lalu.

"Saya memiliki pengalaman dengan Yamaha sebelumnya. Juga bersama Ducati dan Honda. Saya mampu melihat apa yang dapat dimaksimalkan dari motor," ucap Crutchlow.

"Saya bisa membaca situasi dan mengevaluasi. Namun perlu ada komunikasi dengan tim, pembalap, juga teknisi dan mekanik soal apa yang kami uji dan mencari solusi."