CSI menakar kesiapan Pemkab Bogor hadapi bonus demografi

·Bacaan 2 menit

Civil Society Institute (CSI) menakar kesiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, dalam menghadapi bonus demografi melalui program unggulan, Pancakarsa.

"Mengingat Kabupaten Bogor sebagai daerah yang memiliki kedekatan secara geografis dengan ibu kota tentu berpotensi menerima porsi tanggung jawab cukup besar dari hadirnya era bonus demografi," ungkap Co Founder Civil Society Institute, Herdiansyah Iskandar usai menggelar Talk Show The Future Leader di Citeureup, Bogor, Minggu.

Menurutnya, melalui diskusi bertajuk "Mendulang Bonus Demografi dengan Pancakarsa", Civil Society Institute berupaya mengupas gagasan Pemkab Bogor dalam memaksimalkan bonus demografi.

Baca juga: Pemkab Bogor dorong santri miliki kompetensi hadapi bonus demografi

Herdi menyebutkan, agenda tersebut merupakan sarana peningkatan ruang intelektualitas serta untuk memaksimalkan ide dan gagasan dengan diskusi tentang menyambut masa depan.

"Apa lagi hari ini Kabupaten Bogor memiliki program Pancakarsa yang saya pikir cukup mampu menopang dan menyambut bonus demografi dengan maksimal di masa depan. Tentu sebuah visi akan mudah terealisasi dengan kolaborasi," kata Herdi.

Baca juga: Kabupaten Bogor dirikan 18 pos pengamanan mudik Lebaran

Anggota Tim Percepatan Pembangunan Strategis (TP2S) Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar alias Gus Udin dalam Talk Show The Future Leader di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/4/2022). (ANTARA/HO-Civil Society Institute)
Anggota Tim Percepatan Pembangunan Strategis (TP2S) Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar alias Gus Udin dalam Talk Show The Future Leader di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/4/2022). (ANTARA/HO-Civil Society Institute)


Sementara, Anggota Tim Percepatan Pembangunan Strategis (TP2S) Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar alias Gus Udin yang hadir menjadi narasumber, menyebutkan bahwa Pemkab Bogor hingga kini terus berupaya menyediakan fasilitas yang cukup untuk menyambut bonus demografi ke arah yang positif.

Baca juga: Bupati tunggu jaringan gas rumah tangga tersedia di Bogor

Menurutnya, langkah utama yang dilakukan Pemkab Bogor menghadapi bonus demografi yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, melalui program Karsa Bogor Cerdas, salah satunya dengan Beasiswa Pancakarsa.

Gus Udin menyebutkan bahwa Pemkab Bogor juga membutuhkan dukungan dari kalangan pemuda, seperti yang tergabung dalam Civil Society Institute untuk menyukseskan Karsa Bogor Cerdas.

"Perlu lebih banyak ruang diskusi seperti yang hari ini diselenggarakan oleh Civil Society Institute, saya sangat mengapresiasi, semoga dapat terus menyelenggarakan kegiatan seperti ini lagi," kata Gus Udin yang juga Dosen Universitas Djuanda Bogor.

"Apa lagi ruang-ruang diskusi yang membahas peningkatan keilmuan dan intelektualitas, harus juga banyak kita ciptakan di setiap perkumpulan-perkumpulan," tambahnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel