CST Taiwan Berencana Bangun Pabrik Ban di Indonesia

Cheng Shin Tire (CST) berencana membangun pabrik ban di Indonesia jika pasar Tanah Air terus menjanjikan untuk ban asal Taiwan ini. Populasi kendaraan di Indonesia yang terus meningkat tiap tahunnya, makin mendorong CST untuk lebih giat melakukan penetrasi, terutama di kendaraan roda dua dan komersial.

Karena itu CST Tires melihat Indonesia sebagai pasar terpenting dan menyenangkan bagi CST di Asia Tenggara.

"Untuk rencana proyek (pembuatan) pabrik memang ada. Bahwa Indonesia adalah pasar yang besar, kami di Taiwan sudah tahu. Proyeksi ini sudah kami lihat sejak lama," ungkap Marx Lee, International Sales Division Manager CST di sela-sela peresmian kantor perwakilan CST Tires Indonesia Sales Operation of CST Bus & Truck Tires di ITC Cempaka Mas, Jakarta, Senin (29/10).

CST menyatakan telah lama mengamati dan mempelajari industri otomotif Indonesia, sehingga akan mengembangkan produk-produk yang cocok untuk kebutuhan konsumen di Indonesia. Saking seriusnya, CST telah membentuk divisi Research and Development (R&D) untuk mempelajari market ban di Indonesia.

"Tim kami meriset market Indonesia, produk unggulan (CST) apa yang cocok di sini. Kami punya kemampuan meriset dan mendevelop apa saja yang dibutuhkan pasar Indonesia, dan produk-produk CST tentunya akan disesuaikan dengan kondisi jalan di Indonesia," terang Marx.

Sambil melihat kondisi pasar, rencana matang pembangunan pabrik di Indonesia diperkirakan baru bisa didapat tiga tahun ke depan. Jika pabrik tersebut terealisasi kemungkinan besar CST akan memproduksi ban kendaraan komersial dan sepeda motor.

"Memang ada perbincangan pembangunan pabrik di Indonesia. Mudah-mudahan dalam 2-3 tahun mendatang akan ada gambaran ke sana (bikin pabrik)," tandas Sapto Hadiprastowo, Marketing and Promotion Head PT Verdanco Pratama distributor resmi CST Taiwan untuk ban bus dan truk.

Di tahun depan, CST menargetkan melepas 6.000 unit ban untuk kendaraan komersial. Jumlah tersebut kemudian diupayakan meningkat menjadi 10.000 unit di pertengahan tahun 2013. "Totalnya di atas 100 ribu hingga akhir tahun 2013," sambung Marx.

Saat ini, produk ban untuk sepeda motor, ATV, passenger car, truk, bus, forklift hingga ban traktor berasal dari pabrik CST di Xiamen, Cina. Sementara untuk penelitian dan pengembangan produk (R&D) berada di Shanghai, Xiamen, Taiwan, Belanda, dan Amerika Serikat.

Di Indonesia, CST baru sebatas memasarkan ban untuk sepeda motor dan kendaraan komersial, termasuk 4x4.(kpl/nzr/bun)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.