Cuaca adalah Perubahan Kelembapan Udara, Kenali Unsur dan Jenisnya

·Bacaan 4 menit

Fimela.com, Jakarta Cuaca akhir-akhir ini menjadi lebih dingin dan sejuk karena musim penghujan yang mulai menghampiri Indonesia. Selain musim hujan dan kemarau, Indonesia juga mengenal musim pancaroba atau musim peralihan yang kondisi cuacanya jadi tidak menentu. Itulah alasannya mengapa banyak orang sering mencari informasi terkait prakiraan cuaca.

Cuaca adalah keadaan atmosfer suatu wilayah. Bisa dikatakan pula, cuaca adalah bentuk kondisi udara di bumi. Sementara kumpulan cuaca ini disebut dengan istilah iklim. Kondisi cuaca pada hakikatnya memang bisa berubah-ubah. Perubahan ini terkadang mudah dipahami dan terkadang tidak. Kondisinya sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor di sekitar wilayahnya.

Cuaca adalah keadaan yang sepatutnya diperhatikan oleh manusia di bumi. Hal ini disebabkan karena cuaca akan sangat berpengaruh pada aktivitas manusia. Termasuk memberikan dampak buruk dan dampak baik.

Nah, untuk kamu yang ingin tahu lebih banyak mengenai cuaca, bisa menyimak informasinya berikut ini. Fimela.com akan mengulas tentang cuaca, lengka beserta unsur dan jenisnya. Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Definisi Cuaca

Ilustrasi Cuaca Credit: unsplash.com/Noa
Ilustrasi Cuaca Credit: unsplash.com/Noa

Definisi atau pengertian cuaca adalah keadaan atmosfer suatu wilayah. Keadaan ini bisa berubah-ubah pada waktu tertentu. Bisa dikatakan bahwa cuaca adalah keadaan yang bersifat sementara. Cuaca ini dipengaruhi oleh keadaan di sekitarnya. Suhu udara, angin, sinar matahari, kekeruhan, curah hujan, kecerahan, visibilitas, dan kondisi udara.

Kondisi cuaca yang bisa berubah-ubah tergantung pada sudut pemanasan matahari dan perbedaan lintang bumi. Sumbu bumi yang miring dibanding orbit bumi terhadap matahari, membuat perbedaan cuaca sepanjang tahun di daerah sub tropis hingga kutub. Selama ribuan tahun, perubahan tersebut juga memengaruhi jumlah dan distribusi energi matahari yang diterima bumi.

Nah, kumpulan cuaca adalah iklim. Keadaan cuaca yang terjadi rata-rata dalam kurun waktu satu tahun. Satu hal yang pasti, cuaca dan iklim ini seperti saudara karena saling berkaitan. Cuaca dan iklim sangat berpengaruh pada aktivitas keseharian manusia.

Unsur-Unsur Cuaca

Ilustrasi Cuaca Credit: pexels.com/Johannes
Ilustrasi Cuaca Credit: pexels.com/Johannes

Cuaca memiliki unsur-unsur didalamnya, berikut unsur-unsurnya:

Tekanan Udara

Tekanan udara merupakan gaya yang timbul akibat keberadaan berat lapisan udara. Tekanan udara disebut juga dengan kerapatan massa udara dalam suatu wilayah tertentu dan bisa berubah. Tekanan udara diukur menggunakan Barometer.

Kelembaban Udara

Unsur cuaca berikutnya ialah kelembaban udara. Kandungan uap air yang ada di udara pada waktu tertentu. Kelembaban udara bisa berubah-ubah dan tergantung pada suhu di suatu tempat. Pengukuran menggunakan Higrometer.

Suhu

Dilansir dari maxmanroe, setiap temat memiliki suhu atau temperatur yang berbeda satu sama lain. Hal ini bisa dicek melalui thermometer. Penyebab perubahan suhu hingga mempengaruhi cuaca adalah:

  • Durasi dan sudut sinar matahari ke bumi, akibat letak lintang suatu wilayah.

  • Ketinggian suatu wilayah, area datar biasanya menerima panas matahari lebih besar.

  • Kondisi awan. Semakin banyak awan, maka panas matahari akan banyak terserap oleh awan tersebut dan bumi hanya menerima lebih sedikit.

  • Kondisi pepohonan di bumi.

  • Semakin banyak tumbuhan tinggi atau pohon, panas matahari akan tertahan.

Angin

Aliran udara menjadi unsur cuaca selanjutnya. Angin dalam jumlah yang besar diakibatkan oleh rotasi bumi, serta adanya perbedaan tekanan udara di sekitar. Angin bergerak dari tempat bertekanan udara tinggi ke bertekanan rendah. Diukur dengan Anemometer.

Curah Hujan

Curah hujan merupakan jumlah atau intensitas air hujan yang turun di suatu tempat dalam kurun tertentu. Tingginya curah hujan di setiap wilayah berbeda-beda, tergantung garis lintang, ketinggian tempat, arah angin, suhu udara, serta luas daratan. Curah hujan diukur dengan Ombrometer.

Jenis-Jenis Cuaca

Ilustrasi Cuaca Credit: pexels.com/Kaiqeua
Ilustrasi Cuaca Credit: pexels.com/Kaiqeua

Cuaca Cerah

Cuaca cerah seperti yang diketahui, di mana matahari bersinar jernih menembus langit dan sedikit awan. Udara tak begitu panas dan umumnya hujan tidak turun.

Cuaca Panas

Jenis cuaca berikutnya, panas. Keadaan di suatu tempat dengan udara yang terasa kering akibat panas sinar matahari. Biasanya terjadi saat cahaya matahari tegak lurus ke bumi.

Cuaca Berawan

Cuaca berawan muncul akibat sejumlah awan bergerombol di langit. Akhirnya berkas sinar matahari terhalang dan tidak terasa panas.

Cuaca Sejuk

Cuaca sejuk bisa terjadi ketika humiditas udara cukup tinggi, angin bertiup cepat, dan suhu udara rendah.

Cuaca Berangin

Jenis cuaca selanjutnya, cuaca berangin yang disebabkan dari gerakan angin yang cukup kuat. Hingga mampu menggerakkan benda-benda ringan yang dilalui. Saat cuaca berangin, biasanya langit agak berawan dan suhu udara cenderung rendah.

Cuaca Hujan

Cuaca hujan berlangsung saat titik-titik air yang berada di atas langit atau awan berubah menjadi tetesan air. Titik-titik air yang berasal dari penguapan air akibat sinar matahari di permukaan bumi, seperti danau, sungai, laut, dan sebagainya.