Cuaca Buruk Diprediksi Kembali Landa Jakarta, Anies Sebut Sudah Siaga

Syahrul Ansyari, Willibrodus
·Bacaan 1 menit

VIVA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali memperkirakan potensi cuaca buruk dengan curah hujan tinggi pada 23 sampai 24 Februari 2021. Menanggapi perkiraan cuaca tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah mempersiapkan antisipasinya sejak tahun-tahun kemarin.

"Kami sudah bersiaga selama persiapan tahun-tahun kemarin. Indikasinya apa? Indikasinya adalah kecepatan bergerak. Seluruh jajaran langsung bergerak ketika terjadi hujan yang amat deras," kata Anies saat memantau kondisi air di Pintu Air Manggarai, Minggu, 21 Februari 2021.

Sehingga, lanjut Anies, ketika terjadi hujan dalam waktu relatif singkat, jajarannya bisa bekerja sama dengan seluruh masyarakat, dan TNI-Polri untuk memastikan air segera surut.

"Kita akan pertahankan tiga prinsip yaitu siaga, tanggap, dan galang. Ketiga prinsip ini kita akan jalankan terus," lanjutnya.

Baca juga: Anies Sampaikan Kabar Duka: 5 Orang Meninggal Dunia karena Banjir

Saat ditanya mengenai penanganan COVID-19 selama banjir, ia menambahkan, bahwa di setiap lokasi pengungsian banjir, instansinya selalu melakukan swab antigen. Ketika ada warga yang positif, maka akan langsung ditempatkan di tenda isolasi.

"Ada beberapa lokasi memang ditemukan warga ketika dites (swab) antigen, hasilnya positif. Lalu, mereka ditempatkan di tenda isolasi dan kemudian dilakukan pengetesan lebih jauh, kalau hasilnya positif, akan dibawa ke pelayanan sesuai kebutuhan,” kata Anies.

Anies menambahkan bila membutuhkan isolasi, maka warga akan diantar ke tempat isolasi. Sedangkan jika butuh perawatan rumah sakit, maka diantar ke rumah sakit.