Cuaca Hari Ini Rabu 22 September: Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Daerah

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Hujan lebat disertai kilat dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi, hari ini Rabu (22/9/2021).

Dari laman BMKG disebutkan, daerah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang antara lain Banten, Bengkulu, Gorontalo, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Lampung, Sumatera Barat, Jawa Timur, Maluku, Maluku Utara.

Selain itu, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Riau, Papua dan Papua Barat.

Sementara itu, wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, yakni DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimantan Selatan. Sedangkan wilayah yang berpotensi angin kencang adalah Nusa Tenggara Timur.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Waspada Banjir Bandang dan Longsor

BMKG menyebutkan, sirkulasi siklonik terpantau di sekitar wilayah Thailand dan di perairan barat Filipina yang membentuk daerah konvergensi (pertemuan dan perlambatan kecepatan angin) yang memanjang di sekitar sirkulasi siklonik tersebut.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari Laut Banda hingga Selat Makassar bagian tengah dan di Papua.

"Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut," tulis BMKG dalam lamannya. Daerah-daerah yang berpotensi hujan dalam intensitas tinggi ini perlu waspada dengan bencana hidrometeorologi yang bisa terjadi, seperti banjir bandang dan tanah longsor.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel