Cucu Kedua Presiden SBY Lahir  

TEMPO.CO, Jakarta - Cucu kedua Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah lahir. Pada Senin dini hari, 24 Desember 2012, istri Edhie Baskoro Yodhoyono, Siti Rubi Aliya Rajasa melahirkan bayi laki-laki.

"Sudah lahir pada pukul 00.01 WIB di di Rumah Sakit Pondok Indah," tulis Edhie Baskoro atau biasa disapa Ibas melalui pesan singkat.

Pada Ahad, 23 Desember 2012, Presiden SBY beserta Ibu Negara Ani Yudhoyono dan putra pertama mereka, Agus Harimurti Yudhoyono datang ke Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. Presiden SBY dan Agus tiba di rumah sakit pada pukul 18.00 WIB.

Sementara Ani Yudhoyono dan orang tua Aliya Rajasa, Hatta Rajasa beserta istri sudah tiba lebih dulu. Sekitar tiga jam kemudian, Presiden SBY beserta istri meninggalkan rumah sakit.

Mengenakan batik biru tua bercorak putih dipadu celana panjang hitam, SBY tak memberikan komentar kepada para pewarta yang menunggu di depan lobi rumah sakit. Ia hanya melambaikan tangan sambil tersenyum dan langsung menaiki mobil sedan Mercedes Benz warna hitam berplat B 1909 RFS.

Adapun Ani SBY, yang mengenakan baju dan selendang hitam dipadu rok hitam, masih sempat menyapa wartawan. "Belum. Belum (lahiran). Besok (Senin) pagi (lahirannya)," kata Ani sambil tersenyum.

Aliya adalah anak kedua Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa. Ia menikah dengan putra bungsu SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, di Istana Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, November 2011.

Adapun putra sulung presiden, Agus Harimurti Yudhoyono, menikah dengan Annisa Larasati Pohan, putri mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aulia Pohan. Agus-Annisa dianugerahi seorang putri bernama Almira Tunggadewi atau biasa dipanggil Aira. Aira adalah cucu pertama Presiden SBY yang lahir pada 17 Agustus 2008 di Rumah Sakit Pondok Indah.

PRIHANDOKO

Berita terpopuler lainnya:

Pemimpin Ikhwanul Muslimim Ucapkan Selamat Natal

Andi Mallarangeng Dikenal Cuek Sama Tetangga

MUI Haramkan Ucapan Natal, Banser Tetap Jaga Misa

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.