Cucu Lahir, Jokowi Bergegas ke Solo Usai Kunjungan di Lampung

Liputan6.com, Jakarta - Cucu Presiden Jokowi lahir di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Solo, pukul 15.46 WIB, Jumat (15/11/2019). Namun, Jokowi sendiri masih melakukan tugas kenegaraan di Lampung saat putri Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda lahir.

Usai melakukan kunjungan di sejumlah tempat, Jokowi segera bertolak ke Solo, Jawa Tengah.

Pesawat kepresidenan yang ditumpangi Presiden beserta rombongan telah lepas landas dari Bandara Radin Inten II pukul 16.30 WIB, Jumat.

Selama di Lampung, Jokowi melakukan inspeksi mendadak ke RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung untuk meninjau pemanfaatan BPJS Kesehatan.

Jokowi menegaskan tata kelola BPJS Kesehatan harus diperbaiki untuk mengurangi defisit anggaran di institusi tersebut.

"Sekali lagi, tata kelola manajemen yang ada di BPJS memang harus diperbaiki," ujar Jokowi sebelum cucu ketiganya lahir seperti dilansir Antara.

 

Lihat Tol

Jokowi saat memberikan sambutan pada peresmian Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar segmen Pelabuhan Bakauheni-Simpang Susun Bakauheni dan Simpang Susun Lematang-Simpang Susun Kotabaru, di Bakauheni, Lampung (Foto: Setkab)

Presiden Jokowi juga meresmikan selesainya pembangunan Jalan Tol Ruas Terbanggi Besar-Kayu Agung sepanjang 189,2 kilometer.

Tol itu merupakan bagian dari tol Trans Sumatera.Dengan operasional ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, maka panjang tol yang beroperasi sejak tahun 2015 di Trans Sumatera menjadi 479,2 KM.

Dengan sarana tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan Kawasan Indralaya Midtown, Waterfront City Bakauheni, dan Pelabuhan Panjang di Lampung serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api Api di Kabupaten Banyu Asin.

Presiden berharap dengan tol tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Presiden mengingatkan tugas pemerintah daerah untuk menyambungkan akses tersebut ke kawasan perekonomian.

"Tadi saya sudah menyampaikan ke gubernur, ke bupati, dan wali kota untuk menyambungkan ke kawasan-kawasan wisata, ke sentra-sentra produk perikanan, perkebunan, pertanian, sehingga muncul titik-titik pertumbuhan ekonomi baru. Termasuk juga ke zona-zona industri," demikian Presiden.