Cucu Nelson Mandela: Kemerdekaan Kami Tak Sempurna Tanpa Kemerdekaan Palestina

Merdeka.com - Merdeka.com - Cucu mendiang pemimpin Afrika Selatan Nelson Mandela menyatakan dukungannya untuk kemerdekaan Palestina saat menghadiri pembukaan African Nations Championship (CHAN) 2022 di Aljazair pada Jumat.

Zwelivelile "Mandla" Mandela menyampaikan pidato yang berapi-api saat dia menerikaan "Bebaskan bebaskan Palestina".

"Mari kita ingat bahwa Madiba (nama panggilan Nelson Mandela) mengatakan kemerdekaan kami belum sempurna tanpa kemerdekaan Palestina, oleh karena itu kita berdiri bersama untuk berjuang demi pembebasan Palestina," tegasnya saat berpidato di stadion yang dinamakan Nelson Mandela di Algiers.

"Dari sungai sampai lautan, bebaskan bebaskan Palestina," teriaknya, dikutip dari laman The New Arab, Senin (16/1).

Sebelum menyebut Palestina, Zwelivelile juga menyerukan pembebasan Sahara Barat yang "tertindas", yang menjadi daerah sengketa antara Maroko dan kelompok pro kemerdekaan Front Polisario yang didukung Aljazair.

"Kami menyampaikan bahwa, untuk menghormatinya (Nelson Mandela), mari jangan lupakan koloni terakhir Afrika, Sahara Barat, mari berjuang untuk membebaskan Sahara Barat dari penindasan," ujarnya.

Maroko menguasai sekitar 80 persen daerah gurun, sementara Front Polisario yang berbasis di kota Tindouf, Aljazair menguasai daerah pinggiran Sahara Barat.

Aljazair menutup wilayah udaranya untuk seluruh penerbangan Maroko pada September 2021, sebulan setelah memutus hubungan diplomatik, menuding Marako melakukan "tindakan bermusuhan".

Maroko menarik diri dari turnamen CHAN karena Aljazair yang menjadi tuan rumah tidak mengizinkan tim negara itu terbang langsung dari Rabat. Turnamen ini akan berlangsung sampai 4 Februari di tiga kota besar Aljazair; Oran, Konstantin, dan Annaba. [pan]