Cuplikan Film 'Test Pack' Ditonton 100 Ribu Orang  

TEMPO.CO, Jakarta - Cuplikan film Test Pack yang diluncurkan di Youtube ditonton lebih dari 100 ribu orang dalam waktu kurang dari dua pekan. Monty Tiwa, sutradara film ini, mengaku senang ketika mengecek angka kunjungan itu.

"Saya enggak nyangka," kata Monty kepada Tempo di Planet Hollywood, Jakarta, Senin, 27 Agustus 2012. Menurut dia, angka itu cukup tinggi.

Monty mengaku membagikan kaitan cuplikan film Test Pack di Youtube hanya melalui akun Twitternya. Test Pack adalah film yang diangkat berdasarkan novel Ninit Yunita dengan judul yang sama.

"Saya juga hanya membagikan di akun Twitter saya," Ninit berujar. Selain lewat akun pribadinya, Ninit juga mempromosikan filmnya lewat akun @testpack.  (Baca: Test Pack, 7 Tahun Ninit Yunita Tunggu Bayi Lahir)

Test Pack berkisah tentang pasangan suami istri Rahmat dan Tata yang telah menikah selama tujuh tahun. Dalam kurun waktu itu pula, mereka berusaha dengan berbagai cara untuk bisa memiliki anak. Kisah semakin seru dengan kehadiran Shinta, mantan pacar Rahmat, yang seorang model terkenal, ke dalam kehidupan pernikahan Rahmat dan Tata. 

Film Test Pack yang bergenre drama komedi ini bakal dirilis di bioskop pada 6 September 2012 mendatang. Tokoh Rahmat diperankan Reza Rahadian, Tata oleh Acha Septriasa, dan Shinta dimainkan Renata. Beberapa artis juga menghiasi film ini adalah Oon Project Pop, Uli Herdinansyah, Tora Sudiro, dan Gading Marten. Beberapa nama besar juga turut meramaikan film ini, seperti Ratna Rintiarno, Meriam Bellina, dan Jaja Mihardja.

NIEKE INDRIETTA

Berita Populer:

Test Pack, 7 Tahun Ninit Yunita Tunggu Bayi Lahir

''Baju Kotak'' Jokowi Dijual di Mobil-mobil  

Dua Pekan Lagi Sekolah Kartini Digusur  

Selebaran Megawati, Tim Jokowi-Ahok Cuek

Tim Jokowi Minta Polisi Usut Video Koboy

Misteri ‘Piramida’ Gunung Padang

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.