Curahan Hati Makeup Artis Asal Surabaya Terkait Corona COVID-19

Liputan6.com, Surabaya - Pandemi virus Corona baru yang memicu COVID-19 berdampak terhadap berbagai sektor, termasuk di industri makeup artist. Seperti yang dialami makeup artist dari Surabaya, Jawa Timur, Drg Irvanda Mulyaningsih Sp.Ort.

Dokter gigi yang mengawali karier sebagai freelance makeup artist sejak 2005, mengaku hingga April mendatang, order pernikahan banyak yang ditunda. Sudah ada tiga klien wedding dan lima untuk acara wisuda juga dibatalkan. Alasan mereka, takut tertular virus Corona baru dari makeup artist. 

"Padahal seharusnya tidak perlu  dikhawatirkan selama makeup artist dan klien sama-sama mengantisipasi kemungkinan terjadinya sentuhan fisik secara langsung,” ujar dokter gigi yang akrab dipanggil dokter Vanda, Sabtu, 21 Maret 2020. 

Dokter Vanda menjelaskan penundaan maupun pembatalan wedding dan wisuda sebenarnya bisa dikatakan masuk akal dan juga tidak masuk akal.

Masuk akal, mungkin karena takut tertular virus Corona baru yang bisa datang dari mana saja, dan tidak masuk akal, karena selama penyelenggara pernikahan maupun wisuda dilakukan dengan antisipasi sesuai prosedur, maka akan aman-aman saja. 

"Misalnya, saat mau masuk ke ruangan, semua tamu atau peserta wisuda, diukur suhu tubuhnya. Jika suhu tubuh tamu di atas 38 derajat Celcius, tidak diperkenankan masuk," kata dia. 

Selain itu, penyelenggara menyediakan hand sanitizer seluruh tamu, tidak bersalaman secara langsung pada orangtua mempelai dan juga mempelai. Untuk peralatan makan, sendok, piring dan gelas harus terjaga kebersihannya atau jika ragu-ragu bisa dilap dengan tisu basah.

"Selama bisa menjaga agar tidak terlalu banyak kontak dengan undangan, akan aman-aman saja kok,” ujar dia.

Hal yang Dilakukan Makeup Artist

Makeup artist dari Surabaya, Jawa Timur, Drg Irvanda Mulyaningsih Sp.Ort. (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Begitu pula yang dilakukan makeup artist sendiri, kata dokter Vanda, bisa menggunakan masker, cuci tangan lebih dulu, menjaga agar saat batuk dan pilek tidak di depan klien.

"Klien juga saya minta minum obat jika flu sehingga tidak banyak bersin saat di-makeup. Bahkan, saya selalu sarankan ke klien yang tetap ingin di-makeup untuk minum vitamin C,” ungkap lulusan dokter gigi spesialis othodonsia Universitas Airlangga Surabaya.

Tidak itu saja, sebagai makeup artist, dokter Vanda selalu mengutamakan higienitas peralatan makeup. Beberapa alat dicuci dan disterilkan lebih dahulu, seperti kuas dan spon. Bahkan jika menangani lebih dari satu klien pada hari yang sama, dirinya tidak pernah menggunakan peralatan yang sama.

Hal ini dilakukan selain menjaga kebersihan juga menghindari penularan penyakit dari satu klien ke klien lainnya yang tidak terdeteksi sebelumnya maupun tidak diketahuinya. 

"Biasanya spon dicuci sebelum dipakai dengan menggunakan sabun ditambah bayclin yang dicampur air sehingga berfungsi sebagai disinfektan kemudian dijemur di bawah terik matahari. Saat siap dipakai, spon bebas bakteri dan jamur,” papar dokter Vanda ini.

Untuk kuas, dokter Vanda memiliki beberapa buah termasuk kuas sekali pakai. Biasanya kuas yang digunakan untuk bibir perlu diganti karena mengandung air liur (saliva) klien yang di-makeup. 

"Khusus produk kosmetik memang tidak bisa steril tapi selama kuas dan spon bersih, makeup aman. Jadi harus benar-benar diperhatikan oleh makeup artist,” tambahnya.

Dalam situasi pandemi COVID-19 ini, dokter Vanda kembali menegaskan, penyelenggaraan wedding dan wisuda tidak perlu dikhawatirkan selama tindakan pencegahannya maksimal dan baik, maka akan aman-aman saja dan berjalan lancar.

Berbagi Tips

Makeup artist dari Surabaya, Jawa Timur, Drg Irvanda Mulyaningsih Sp.Ort. (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Dokter Vanda memberikan beberapa tips bagi yang akan melaksanakan wedding dan wisuda maupun para makeup artits Pertama, pilih makeup artist yang bisa dipertanggungjawabkan baik dari sisi kebersihan orangnya maupun peralatan kosmetiknya.

Kedua, jaga kesehatan badan, karena saat wedding pasti capek dan badan bisa drop. "Biasanya saya minta klien tidur minimal 7 sampai 8 jam. Kalau tidak memungkinkan, bisa konsumsi suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” ujar dia.

Ketiga, bagi para makeup artist, jangan down dengan pandemi COVID-19 gara-gara banyak order yang dibatalkan maupun ditunda. Yang penting bisa mengantisipasi diri, mawas diri, kesehatan tetap dijaga dan perhatikan peralatan makeup harus steril. 

Percayalah, kalau klien sudah percaya dengan makeup artist yang dipilih pasti akan memberikan orderan lagi,”pungkas drg Vanda yang pernah dipercaya jadi makeup untuk artis Yuki Kato, Putri Indonesia Jawa Timur 2018 (Alsyha), Putri Indonesia Jawa Timur 2019 (Bella) dan Fatma (istri Gus Ipul mantan Wakil Gubernur Jawa Timur).

Selain itu, ia juga punya segudang prestasi seperti Juara 1 Evening Makeup LtPro; Juara 1 Inez Makeup Competition Surabaya dan Juara 1 Muslim Tradisional tingkat Nasional.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini