Curhat di Medsos, Widy Vierra Mengaku Jadi Korban Pelecehan

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Widy Soediro Nichlany atau biasa dipanggil Widy Vierra baru-baru ini menceritakan pengalaman pribadinya di media sosial. Dia mengaku dilecehkan dan mengalami kekerasan fisik. "Yang gue alami: pelecehan kekerasan fisik dan verbal atas keikutcampurannya," tulis Widi Vierrela, beberapa waktu lalu.

Demi menjaga privasi, Widy tak menyebut siapa sosok yang melakukan hal tidak senonoh padanya. Hanya saja, dia memberikan informasi dengan menjelaskan ciri-cirinya.

"Aneh ya, sudah tua, tapi rusuhin hidup gue. Ih malu kali ya say, nggak penting lu, diketawain milenial cuy. Alay, norak, katro, inget umur kali cuy. Malu sama bawahan, malu sama bini, keluarga dan anak," ungkap Widy Vierra.

Pelaku Akan Malu

Widy Vierra. (Nurwahyunan/Bintang.com)
Widy Vierra. (Nurwahyunan/Bintang.com)

Lebih lanjut, Widy tak bisa membayangkan apa yang terjadi jika dirinya menjelaskan secara detail siapa pelaku pelecehan dan kekerasan padanya.

"Mmmm, kalau gue panjangin banget ya, bakalan malu sama satu Indonesia cuk. Jangan nyebut merek dulu ya geng," tuturnya.

Warganet Minta Widy Beberkan Pelaku

Widy Vierra.. (Nurwahyunan/Bintang.com)
Widy Vierra.. (Nurwahyunan/Bintang.com)

Melihat unggahan itu, warganet langsung penasaran dan bertanya siapa pria yang dimaksudnya. Sayangnya, Widdy hanya meminta untuk bersabar.

"Ahahaha gila, kalian semua penasaran ya? Kita tunggu sampai Senin ya teman-teman. Kita lihat orang ini masih arogan najong atau sudah selaw," kata Widy. "Kalau si tue ini masih kureng, let's bring on the drama, bit**!" tambahnya.

Selanjutnya Widy berjanji akan membocorkan siapa pelakunya. Tetapi dia meminta penggemar bersabar, karena harus menunggu moodnya membaik. "Ntar ya gue spill. Nunggu mood dulu kayak biasanya. Yoi, gue mood swing-nya parah memang," katanya.

Saksikan Video Menarik Berikut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel