Curhat Erick Thohir: 2 Minggu Tak Pulang Anak Saya Panggil Om

Aldzah Fatimah Aditya

Jakarta, IDN Times - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencurahkan suka dan duka pengalaman sebagai menteri yang baru ia jabat selama hampir dua bulan ini. Dia mengaku sirkulasi kehidupannya berubah drastis.

Bahkan, Erick bercerita ada suatu momen di mana anaknya yang berumur 15 tahun memanggil dia dengan sebutan "Om" karena dia tidak pulang selama dua minggu.

"Sudah dua minggu (pergi ke) Abudabi, Tokyo, Korea, gak ketemu anak saya yang kecil, pas pulang dipanggil, om," ujar Erick saat menjadi bintang tamu di Mata Najwa di Trans7, Rabu malam (4/12).

1. Sistem kerja Presiden Jokowi membuat hidupnya berubah drastis

Curhat Erick Thohir: 2 Minggu Tak Pulang Anak Saya Panggil Om 

Erick mengatakan, perubahan dalam hidupnya terjadi karena dalam sistem pemerintahan Presiden Joko "Jokowi" Widodo bekerja adalah tuntutan utama.

"Berlibur aja sulit sekarang, Jokowi itu demanding, bekerja terus. Misalnya sirkulasi kehidupan sebulan sudah berubah," tutur dia.

2. Erick mengaku erat badannya naik karena stres

Curhat Erick Thohir: 2 Minggu Tak Pulang Anak Saya Panggil Om 

Erick juga mengaku mengalami kenaikan berat badan karena stres selama menjadi menteri. Stres yang ia maksud adalah ia sadar bahwa menteri merupakan amanah besar yang harus ia jaga sebaik mungkin.

Sebagai menteri BUMN, kata Erick, dia harus mampu mendobrak dan membersihkan hal-hal yang selama ini belum dibersihkan di dalam perusahaan-perusahaan pelat merah.

Bahkan, Erick mengaku siap dicopot sebagai menteri, apabila kinerjanya tidak sesuai dengan yang seharusnya.

"Harus siap dicopot, apa yang dilakukan sekarang bukan hanya untuk hari ini. Saya sudah bilang kita harus siap kerja dua tahun, lima tahun, apapun yang dikerjakan jadi fondasi ke depan," kata dia.

3. Jadi menteri membuat Erick merasa lebih miskin

Curhat Erick Thohir: 2 Minggu Tak Pulang Anak Saya Panggil Om 

Pada saat pembawa acara Mata Najwa Najwa Shihab menyinggung perihal kekayaan setelah menjabat sebagai menteri, Erick justru mengaku menjadi menteri membuatnya miskin.

"Jadi miskin, pendapatan lebih kecil, 19 juta lah," kata dia, tertawa lebar.

 

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini: http://onelink.to/s2mwkb