Curhat ke Media Vietnam, Simon McMenemy Sebut Suporter Timnas Indonesia Tidak Realistis

Bola.com, Jakarta - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, mengaku masih kecewa dengan suporter yang memojokkannya ketika gagal memberikan kemenangan di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Simon menyebut, suporter Indonesia tidak melihat permasalahan di Timnas Garuda secara utuh.

Simon McMenemy harus mengalami nasib buruk ketika dipecat oleh PSSI pada pengujung 2019. Pemecatan tersebut dilakukan seiring empat kekalahan beruntun yang dialami Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Ada peran suporter yang mendesak Simon McMenemy untuk dipecat setelah  Timnas Indonesia menyerah 1-3 dari Vietnam. Usai laga, teriakan 'Simon Out' menggema di seluruh penjuru Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Simon McMenemy menilai, suporter Timnas Indonesia terlalu berekspektasi berlebihan di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Menurut Simon, Timnas Indonesia kesulitan bersaing karena persiapan minim dan tidak didukung oleh klub-klub.

"Saya merasa kecewa. Mereka tidak mengerti situasinya. Ketika saya bekerja dengan tim, liga di Indonesia masih berlangsung. Pemain bermain 4 kali sebulan selama 3 bulan beruntun sebelum pertandingan," kata Simon McMenemy kepada media Vietnam, Zing, Minggu (17/5/2020).

"Kami hanya memiliki persiapan sekitar satu setengah pekan. Ini merupakan laga Kualifikasi Piala Dunia yang sangat sulit. Masyarakat Indonesia mungkin melupakan itu dan bagi saya, sangat tidak logis buat berpikir mengalahkan Vienam, bahkan di kandang sendiri," tegas pelatih asal Skotlandia itu.

Simon McMenemy kemudian dipecat lebih cepat 1 tahun dari kontraknya yang sejatinya berakhir pada akhir 2020. Posisinya saat ini dihuni Shin Tae-yong yang diresmikan PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia pada akhir Desember 2019.

Harapan Terlalu Tinggi

Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, memperhatikan pemainnya saat latihan di SUGBK, Jakarta, Jumat (14/6). Latihan ini persiapan jelang laga persahabatan melawan Vanuatu. (Bola.com/Yoppy Renato)

Simon McMenemy tak menampik harapan besar dari suporter dan masyarakat di Indonesia membuatnya tertekan. Eks pelatih Bhayangkara FC itu bahkan menyebut suporter Timnas Indonesia tidak realistis.

"Masyarakat Indonesia memiliki harapan yang tinggi untuk meraih kemenangan. Saya tidak mengerti mengapa. Tentu saja, saya tidak bisa mengendalikan harapan para suporter, akan tetapi nasib seorang pelatih ditentukan oleh harapan itu meskipun tak realistis," ujar Simon.

Simon McMenemy tercatat menukangi Timnas Indonesia dalam tujuh laga. Pencapaian Simon McMenemy terdiri dari dua kali menang dan lima kali kalah dengan jumlah kebobolan mencapai 18 gol berbanding 12 kali menjebol gawang lawan.

Sumber: Zing Vietnam

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: