Curhat Kimberly Ryder Soal Melahirkan saat Pandemi

Ichsan Suhendra, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 2 menit

VIVA – Artis peran Kimberly Ryder berbagi pengalamannya saat melahirkan di tengah pandemi. Terlebih, Kimberly sempat mengalami kecemasan selama mengasuh kedua anaknya di tengah krisis ini.

Artis keturunan Inggris-Minang ini mengaku memiliki tantangan tersendiri di tiap momen melahirkan buah hatinya. Pada anak pertama, Rayden Starlight Akbar, Kimberly dan suaminya memilih Inggris sebagai tempat persalinan. Hal itu buat keduanya harus serba mandiri.

"Beruntung saya memiliki pasangan yang tak hanya setia mendampingi, namun terus meluangkan waktu memberikan dukungan, terutama di saat kami baru memiliki buah hati pertama kami, dan harus melakukan semua hal di negara lain tanpa bantuan keluarga," ujar artis kakak Natasya Ryder itu, dalam acara virtual #MYBABYMomversity 2021, Selasa 30 Maret 2021.

Kimberly juga menceritakan bagaimana jelang proses persalinan anak keduanya. Baca artike ini selanjutnya.

Berbeda pada anak keduanya, Aisyah Moonlight Akbar, yang lahir pada 2020. Kim dan Akbar memilih untuk melakukan proses persalinan di Lembang, Jawa Barat. Hal itu karena pandemi yang membuat mereka tak bisa leluasa ke luar negeri. Tak dipungkiri, melahirkan saat pandemi memicu kecemasan pada diri Kimberly.

"Belum lagi ketika saya harus melakukan persalinan anak kedua kami di tengah pandemi. Kecemasan tentu ada," ujar Kimberly.

Diakui Kimberly, dukungan suami sangat dibutuhkan dalam proses mengasuh anak. Sang suami yang juga seorang aktor, memiliki kesibukan yang sama dengannya, namun tetap mau berbagi peran. Misal, saat Kimberly menunjukkan tanda-tanda kelelahan dan emosi tak stabil, Akbar langsung menimang sang anak dan membiarkan istrinya untuk istirahat.

Bukan hanya itu, Kimberly menegaskan pentingnya waktu berkualitas dengan pasangan meski telah disibukkan dengan kedua buah hatinya. Salah satu caranya adalah dengan berolahraga.

"Cari cara biar bisa hidup lebih sehat agar tingkatkan imun seperti makan lebih sehat, aktif olahraga, baru-baru ini mulai sepedahan. Anak-anak masih tidur, kita keluar naik sepeda keliling sekitar rumah. Quality time suami-istri, walau sama-sama sibuk, harus ada waktu untuk sering ngobrol atau nonton film bareng. Ada waktu rileks dan ketawa bareng," bebernya.

Dengan momen bersama ini, Kimberly merasa suami bisa lebih memahami kebutuhannya. Serta, Kimberly menegaskan perlunya melihat realita dengan melepas gawai dan media sosial.

"Setiap hari harus ada waktu, sedikit aja nggak apa-apa, meski cuma ngobrol bentar. Jangan jadikan Instagram sebagai benchmark family goals. Karena instagramers akan keluarin konten yang bagus, saat jelek-jeleknya, bayi lagi ngamuk, kita berantakan banget pasti enggak ada. We all human," kata pemain Get Married 2 itu.