Curhat Mengenaskan Pelatih Persib Soal Liga 1 yang Tak Jelas

Yudhi Maulana, Dede Idrus (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Nasib Kompetisi Liga 1 masih tanda tanya. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum juga mengumumkan kepastian kapan kompetisi Liga 1 bergulir kembali.

Kondisi tersebut membuat pelatih Persib Bandung, Robert Alberts kecewa berat. Sebab, Skuat Maung Bandung sudah menunggu cukup lama sejak kompetisi terhenti Maret 2020 lalu.

PSSI awalnya akan menggulirkan Liga 1 awal Oktober 2020 lalu, tapi batal karena tidak ada izin dari pihak kepolisian dengan pertimbangan Pilkada serentak dan kasus COVID-19 yang belum mereda.

Kemudian, federasi mengupayakan November, Desember 2020 dan Januari 2021. Namun, kembali sulit terealisasi karena terkendala perizinan dari kepolisian.

"Ya seperti yang saya pernah katakan, kecewa karena saya pikir kami sudah cukup diberikan waktu. Seharusnya (liga) sudah dimulai Juli lalu menjadi September, September menjadi Oktober dan setelah itu kami mendengar (akan digelar) pada Februari, tapi hingga sekarang belum juga ada klarifikasi. Jadi tentu saya kecewa,"ujar Robert kepada wartawan.

Pelatih asal Belanda ini mengatakan, terhentinya kompetisi Liga 1 berdampak besar terhadap kelangsungan hidup berbagai pihak, baik itu klub, pemain maupun suporter.

Bahkan, sebagian pemain memutuskan untuk hengkang karena kompetisi Liga 1 tak jelas. Terbaru, Makan Konate dan David Da Silva yang memilih berpisah dengan Persebaya Surabaya.

"Ini melibatkan kehidupan dari banyak orang dan saya pikir sudah banyak orang yang telah meninggalkan 'gua yang gelap' ini. Dan saya pikir ini tentu jadi sinyal yang buruk (karena sepakbola masih terpuruk). Kami layak mendapat yang lebih baik, untuk sepakbola Indonesia dan para suporternya,"terangnya.