Curhat Pilu Frank Lampard Usai Ditendang Chelsea

Satria Permana
·Bacaan 1 menit

VIVAFrank Lampard pada akhirnya harus menelan pil pahit. Dia baru saja ditendang oleh manajemen Chelsea dari kursi manajer dan posisinya segera digantikan oleh Thomas Tuchel.

Pemecatan yang cukup mengejutkan bagi Lampard. Ya, usai dipecat, Lampard pada akhirnya buka suara soal kondisinya.

Lewat akun instagramnya, @franklampard, Super Lamps mencurahkan seluruh isi hatinya. Lampard mengaku dikecewakan oleh manajemen Chelsea.

Dia merasa tak diberi waktu panjang dan kepercayaan tinggi, untuk membangun Chelsea di masa transisi.

Memang, hanya 18 bulan Lampard menangani Chelsea. Di 12 bulan awal, kariernya sempat melejit dengan skuad yang pas-pasan.

Semua berubah ketika Lampard mendapat sokongan dana besar dari manajemen The Blues untuk membangun skuad muda super. Dengan skuad muda kaliber dunia seperti sekarang, Lampard malah gagal membawa Chelsea bersinar.

Justru, dalam delapan laga terakhir, Chelsea malah hanya mampu menang dua kali. Catatan inilah yang bikin manajemen Chelsea memutuskan memecat Lampard.

"Sebuah kehormatan dan keistimewaan bagi saya untuk menangani Chelsea, klub yang sudah jadi bagian hidup ini sejak lama. Pertama, saya mau ucapkan terima kasih kepada fans yang sudah mendukung selama lebih dari 18 bulan. Saya harap mereka tahu betapa berartinya itu," kata Lampard di akun instagramnya.

Lampard mengaku sebenarnya tahu risiko menangani Chelsea di rezim Roman Abramovich. Dikenal sebagai tangan besi, Abramovich memang terkenal sebagai pemilik yang tak sabar dengan proses.

Status legenda yang disandang Lampard pun tak bisa menjadi daya tawar yang cukup. Hingga akhirnya, dia bernasib sama dengan para pendahulunya.

"Saya bangga dengan pencapaian yang kami ciptakan. Saya bangga dengan pemain akademi yang sudah menembus tim utama dan tampil apik. Mereka masa depan klub. Saya kecewa tak mendapatkan banyak waktu musim ini, demi membawa klub ke level selanjutnya," ujar Lampard.