Curhat Prilly Jadi Wanita Religius dalam Serial Ustad Milenial

Tasya Paramitha, Aiz Budhi
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menyambut bulan Ramadhan, aktris Prilly Latuconsina kembali membintangi serial baru. Serial original WeTV itu berjudul Ustad Milenial dan diproduksi oleh Imagine Pictures.

Selain Prilly, Ustad Milenial turut dibintangi oleh para pemain multitalenta, seperti Arbani Yasiz, Yoriko Angeline, Umay Shahab, Hanggini, Endy Arfian, Cut Mini dan Donny Alamsyah.

Tayang mulai tanggal 12 April 2021, serial tersebut bercerita tentang Ahmad (Arbani Yasiz) yang sangat ingin melanjutkan pendidikan ke Kairo, Mesir untuk menjadi pendakwah atau ustaz.

Namun, sayang, cita-citanya kandas di saat sang ayah meninggal dunia dan mewasiatkan Ahmad untuk melanjutkan bisnis workshop kayu sang ayah.

Klik halaman berikutnya untuk melanjutkan.

Ahmad bersama Ibrahim (Endy Arfian) dan Khadijah (Prilly Latuconsina) berjuang untuk mengatasi workshop kayu yang terancam bangkrut tersebut.

Ibrahim merupakan sahabat Ahmad, sedangkan Khadijah merupakan adik dari Ibrahim sekaligus perempuan yang dijodohkan dengan Ahmad.

Kebimbangan Ahmad mulai muncul saat ia menyadari memiliki perasaan terhadap Susan (Yoriko Angeline), gadis non muslim yang dikagumi pemikirannya oleh Ahmad.

Country Manager WeTV dan iflix Indonesia, Lesley Simpson mengatakan bahwa serial religi ini mengambil lokasi syuting di Yogyakarta dan memuat banyak makna luar biasa.

Baca artikel ini sampai selesai untuk mengetahui berita selengkapnya.

“Kita bikin bungkusnya supaya religi tapi ada (cerita tentang) keluarga. Ada juga value untuk persahabatan antar mereka yang dari kecil. Ada romance-nya, ada elemen yang bakal seru, ada cinta segitiga,” kata Lesley di peluncuran serial Ustad Milenial di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat, 9 April 2021.

Kemudian, Prilly Latuconsina juga bercerita mengenai pengalamannya berperan sebagai perempuan yang religius dalam serial ini. Menurutnya, ini berbeda dibanding serial yang ia bintangi sebelumnya.

“Yang jelas beda banget sama series aku sebelumnya, dan paling susah sih kalau dari segi percintaan ini, (tokoh yang diperankan) sabar banget. Enggak sesabar saya. Jadi pas baca, banyak script-nya berlawanan (dengan kepribadiannya),” ucapnya.

“Jadi perempuan yang religius. Aku kan masih cetek pemahaman agamanya. Baca script-nya sama saja kayak baca pengetahuan baru. Akhirnya kayak lebih mengerti lagi lah arti cinta dalam diam,” kata Prilly Latuconsina.