Curhat Romelu Lukaku, Nangis Lihat Christian Eriksen Roboh di Lapangan

·Bacaan 1 menit

VIVA – Striker Timnas Belgia, Romelu Lukaku tak bisa menyembunyikan rasa sedihnya begitu melihat Christian Eriksen yang membela Timnas Denmark melawan Finlandia dalam pertandingan Grup B EURO 2020, roboh di atas lapangan.

Gelandang berusia 29 tahun itu tidak mengalami kontak dengan siapa pun. Sontak ketika dia tersungkur, rekan setim langsung memberikan pertolongan pertama. Kapten Denmark, Simon Kjaer menarik lidah Eriksen agar saluran pernafasan bisa lancar.

Tim medis yang datang kemudian langsung memberikan pertolongan lanjutan. Kemudian Eriksen dilarikan ke rumah sakit, dan dikabarkan kondisinya sudah pulih kembali.

Lukaku yang sedang bersiap membela Belgia melawan Rusia di Gasporm Arena, Saint Petersburg mendengar kabar ini. Tapi keputusan pelatih Roberto Martinez sudah jelas, dia bermain sejak menit pertama.

Diakui Lukaku, pertandingan ini terasa berat baginya. Di dalam pikirannya masih bertanya-tanya mengenai kondisi rekan setimnya di Inter Milan tersebut.

Dalam kondisi seperti itu, Lukaku masih sanggup menampilkan permainan terbaik. Dia bahkan menyumbangkan dua gol dalam pertandingan yang berkesudahan dengan skor 3-0 untuk Belgia.

Usai pertandingan, mantan striker Manchester United itu juga didapuk sebagai man of the match oleh UEFA. Dengan kehadirannya, Belgia bisa tampil bagus.

"Bagi saya, sangat berat untuk bermain di hari ini karena pikiran saya bersama rekan setim, Christian Eriksen. Saya berharap dia tetap sehat dan saya dedikasikan penampilan hari ini untuk dia," kata Lukaku, dikutip dari BBC Sport.

Lukaku mencurahkan isi hatinya begitu mengetahui kondisi Eriksen. Dia bahkan tak segan membeberkan sampai menangis karena insiden ini.

Bukan tanpa sebab Lukaku merasa sedih dengan situasi yang dialami Eriksen. Karena keduanya memiliki kedekatan saat di klub.

"Saya menangis karena saya benar-benar taku. Kami menjalani momen-momen bersama dalam setahun setengah ini. Saya menghabiskan banyak waktu dengan dia dibanding keluarga, jadi pikiran saya ada padanya, istrinya, dua anaknya, dan keluarga," tutur Lukaku.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel