Curhat Sri Mulyani, Pandemi Bikin Penerimaan Negara Turun Drastis

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pandemi covid-19 yang terjadi sejak 2 tahun lalu telah memberikan guncangan luar biasa bagi keuangan negara. Bahkan, penerimaan negara mengalami penurunan yang sangat tajam akibat pandemi.

Penurunan tersebut meliputi penerimaan pajak, bea cukai ekspor dan impor dan menurunnya harga komoditas, hingga harga minyak dalam 2 hari turun. Hal ini disebabkan pandemi yang menyerang serta kegiatan masyarakat dibatasi.

"Tahun 2020 pandemi menyebabkan shock kesehatan, shock bidang social, shock ekonomi dan shock di bidang kita semua berinteraksi, ekonominya lumpuh kita tidak boleh bertemu kegiatan menurun tajam," ujar Menkeu Sri Mulyani, dalam acara Dies Natalis PKN STAN, Jumat (29/7).

Sebagai sebuah negara menurutnya negara harus hadir untuk melindungi masyarakat pada saat pandemi menyerang jiwa mereka. Oleh karena itu pihaknya berupaya untuk memastikan negara bisa membantu rakyatnya.

"Ini tantangan nyata dan tidak biasa, maka kita menyebutnya ini adalah shock yang sangat besar keuangan negara harus hadir dan memberikan keyakinan dan jaminan agar respon terhadap musibah besar bisa dilakukan," imbuhnya.

Oleh karena itu, dia menginginkan kepada seluruh jajaran dan para civitas akademika dan para mahasiswa PKN STAN untuk bisa memahami bahwa selama kita hidup sebuah pengalaman adalah hal yang terpenting untuk dijalani ke depannya.

"In your life time tapi this experience may be the most important untuk anda dalam perjalan ke depan. (Di perjalanan hidup Anda, pengalaman ini menjadi yang paling penting untuk anda dalam perjalan ke depan)," kata Sri Mulyani. [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel