Curhat Tantri Kotak, Jajal Peruntungan Jadi Ibu Kos

Donny Adhiyasa, Aiz Budhi
·Bacaan 1 menit

VIVA – Siapa yang tidak mengenal nama Tantri Kotak. Tantri berhasil meraih kesuksesan berkarier di dunia musik Tanah Air, dengan menjadi vokalis band Kotak. Lagu-lagu yang dinyanyikan Tantri mampu mencuri hati masyarakat.

Setelah belasan tahun berkecimpung di industri musik, saat ini Tantri mulai terjun ke dunia bisnis dengan membuka rumah kos. Tantri memilih kota Pelajar, Yogyakarta, sebagai kota untuk rumah kos pertamanya yang diberi nama Kost Bobok Manis.

Memiliki investasi kos memang merupakan impian Tantri sejak lama. Terinspirasi dari pengalaman di mana pernah mengalami keterbatasan pilihan dalam mencari kos murah di Jakarta.

Keadaan ekonomi yang masih tidak menentu membuat Tantri harus banyak memutar otak mencari penghasilan tambahan. Sebagai alternatifnya investasi kos ini menjadi penghasilan tambahan baginya.

Sebagai pemula dalam berinvestasi kos, Tantri mempercayakan pengelolaan kosnya kepada Singgahsini, property management service yang khusus bergerak di bidang kos-kosan dan masih satu grup dengan Mamikos.

Tantri mengungkapkan rasa syukur karena bisnisnya itu bisa berjalan dengan lancar. Seluruh kamar kosan milik Tantri hampir terisi semua.

“Alhamdulilah investasi kos saya lancar, dan saat ini terisi 7 dari 8 kamar yang tersedia setelah 1 bulan bergabung. Banyak yang beranggapan bahwa rumah kos milik artis selalu laris manis dan diminati oleh para penyewa, namun di tengah kondisi pandemi tetap terasa penuh tantangan dalam mengelolanya,” kata Tantri dalam keterangan tertulis yang diterima VIVA.

“Sebenarnya kesuksesan dalam mengelola dan mengembangkan kos tidak hanya mengandalkan popularitas. Sebagai pemula dalam berinvestasi kos, saya menyadari memerlukan bantuan terutama dalam hal pemasaran serta operasionalnya. Lewat layanan Singgahsini dari Mamikos, saya tidak perlu khawatir lagi mengenai operasional kos, seperti salah satunya penagihan pembayaran sewa rutin bulanan dari penyewa,” kata Tantri menambahkan.