Curhat Warga ke Wakil DPRD Depok Kesal Portal Ditabrak Berujung Sopir Truk Diinjak

Merdeka.com - Merdeka.com - Warga di Jalan Raya Krukut, Limo mengaku sudah lama resah lantaran banyak truk yang melintas. Padahal di jalur tersebut terdapat pipa gas yang tidak dapat dilintasi oleh kendaraan dengan tinggi tertentu.

Namun truk masih sering saja lewat walaupun sudah dipasang portal. Warga khawatir jika pipa gas tersebut tersenggol bisa berakibat fatal.

Karena kesal dan tidak digubris, maka warga pun melapor pada anggota dewan. Kemarin, anggota DPRD Depok Tajudin Tabri memarahi sopir truk dan meminta sopir push up kemudian berguling. Videonya tersebar di sosial media dan viral.

Sopir Truk Dimarahi dan Diinjak

Dalam rekaman video yang beredar, Tajudin menyuruh sopir push up dan kakinya mengenai kepala sopir.

“Guling-guling nggak, guling-guling, cepat,” kata Tajudin seperti di rekaman video beredar, Jumat (23/9).

Rekaman video tersebut viral di akun @depok24jam. Komentar warganet pun banyak yang mencibir tindakan Tajudin.

Tajudin mengaku emosi ketika memarahi sopir truk tersebut. Dia pun meminta maaf atas tindakannya.

“Saya ingin mengklarifikasi kejadian tadi karena memang viral ya, saya secara pribadi terutama kejadian itu karena di luar batas kemampuan atau kontrol saya,” ungkapnya.

Dia yang merupakan salah satu Wakil Ketua DPRD Depok itu menuturkan emosinya terjadi karena truk proyek Tol Cijago kembali merusak portal di kawasan Krukut.

Tajudin mengaku, itu bukan yang pertama kalinya terjadi dan dianggap berbahaya. Alasannya karena bisa membuat pipa gas meledak dan tentunya hal ini akan berdampak pada warga sekitar.

“Kenapa demikian (saya marah), karena ini kejadian sudah yang ketiga kali. Ketika kejadian kedua saya juga turun (ke lokasi),” pungkasnya.

Kesaksian Warga Portal Sudah Tiga Kali Ditabrak Truk

Ketua RW 07, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Depok Samsul Anwar mengatakan, warga sudah lama mengeluhkan soal truk yang melintas di jalan tersebut. "Selama ini memang apapun keluhan warga, karena kita punya wakil dewan yang sangat luar biasa menurut saya ya, apapun keluhan warga itu memang selalu direspon sama Pak Haji Tajudin," kata Samsul, Sabtu (24/9).

Kemarin kata Samsul, warga memang menghubungi Tajudin untuk melaporkan adanya truk yang menabrak portal pembatas pipa gas. Tajudin kemudian datang ke lokasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Dia (Tajudin) kemarin lagi di luar terus di telepon warga makanya dia datang. Sudah dijelaskan juga ini (truk tabrak portal) sudah beberapa kali," ujar dia.

Menurut dia, warga sudah sangat resah dan khawatir jika portal pembatas selalu ditabrak karena truk nekat melintas. Dia mengatakan, jika ada kerusakan pipa karena ditabrak truk bisa berakibat kejadian fatal.

"Kalau itu pipa meledak kan bahaya," kata dia.

Samsul dan warga justru mengaku terbantu dengan kehadiran Tajudin kemarin. Menurutnya dengan memberikan teguran pada sopir diharapkan tidak terulang kejadian serupa.

"Kalau untuk warga sekitar melihat kejadian ini (Tajudin menghukum sopir truk) ya sangat berterimakasih dengan Pak Haji Tajudin yang sudah menegur keras sopir," kata Samsul.

Dia menceritakan, truk proyek sebuah pembangunan tol itu sudah sering menabrak tiang portal pembatas pipa gas. Ini adalah kejadian ketiga kalinya.

"Ini sudah ketiga kali kejadian, kalau itu sampai kejadian terobos itu pipa memang luar biasa dampaknya. Itu yang ditakuti oleh warga. Kalau warga sendiri yang negur katanya kurang, makanya warga butuh sosok Pak Tajudin sendiri yang negur,” pungkasnya.

Wakil Ketua DPRD Depok Tajudin Tabri Terancam Dipecat Golkar

Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok Farabi Arafiq angkat bicara atas video viral kemarahan dan tindakan Bendahara DPD Golkar Depok, Tajudin Tabri kepada sopir truk. Dia menyatakan perbuatan itu tidak dibenarkan.

"Menanggapi video viral HTJ (Tajudin Tabri ) pada sopir truk, saya Ketua DPD Partai Golkar sangat menyesalkan kejadian tersebut," kata Farabi, Jumat (23/9).

langsung mengambil langkah cepat yaitu dengan melayangkan surat panggilan kepada Tajudin. Mereka juga langsung membuat tim investigasi untuk melakukan pendalaman.

"DPD Partai Golkar telah melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan melalui surat untuk selanjutnya dilakukan proses secara kepartaian sesuai AD/ART partai Golkar," ungkapnya.

Tajudin bisa terancam dikenakan sanksi berat berupa pemecatan. Namun Farabi belum tahu sanksi apa yang akan dijatuhkan.

"Yang bersangkutan dapat dikenai sanksi tegas sesuai derajat kesalahannya dari yang ringan sampai pada pemecatan, tergantung pada hasil investigasi tim khusus dan klarifikasi dari yang bersangkutan," ucapnya.

Farabi menuturkan, Partai Golkar adalah partai yang menegakkan keadilan serta bernapaskan kasih sayang. Atas peristiwa tersebut, pihaknya mengaku sangat menyayangkan. "Kami tidak membenarkan hal ini, saya meminta yang bersangkutan HTJ meminta maaf pada masyarakat dan sopir truk. Persoalan sopir truk melakukan kesalahan silakan diproses sesuai peraturan perundangan yang berlaku tanpa diperlukan secara kasar,” teganya.

Dia menuturkan, partainya sangat prorakyat. Bahkan dia meminta para kader selalu humanis dan melayani masyarakat. "Kami sebagai partai prorakyat berkomitmen tidak membiarkan persoalan ini. Kader-kader kami harus humanis sebagai pelayan masyarakat," pungkasnya. [gil]