Curi Brankas Selebgram Dara Arafah, ART Beli Motor Sport dan Foya-Foya

Merdeka.com - Merdeka.com - Polda Metro Jaya akhirnya berhasil menangkap dua tersangka pencurian brankas milik selebgram Dara Arafah. Mereka adalah sepasang kekasih yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART).

"Tersangka Musrida alias Sri dan Sarkun merupakan sepasang kekasih, jadi bukan suami istri yang berprofesi sebagai ART khususnya tersangka wanita ini ART korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol E Zulpan dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (12/9).

Zulpan mengatakan jika brankas Dara Arafah diambil oleh Sri dan dikirim ke Sarkun yang berada di Cilacap. Sarkun sendiri bertugas membongkar brangkas tersebut dan mengambil uang milik Dara Arafah.

"Sesampainya di Cilacap, Sarkun membongkar dengan alat-alat dan uang sebanyak Rp 789 juta ini dikuasai oleh tersangka," kata Zulpan.

Dari hasil pemeriksaan terkuak jika tersangka Sarkun kekasih Sri malah menggunakan uang hasil kejahatan untuk berfoya-foya membeli barang elektronik salah satunya handphone, sampai membeli motor sport.

"Uang sebagian digunakan oleh tersangka Sarkun diantaranya membeli motor Kawasaki Ninja 250 ZR seharga Rp 113 juta dan membeli beli hp," ujar Zulpan.

Selain itu, Sarkun juga memberikan uang senilai Rp 5 juta untuk kekasihnya. Kekasih yang diberikan uang bukanlah Sri melainkan saksi lainnya.

"Dan memberikan ke tunangannya bukan ke kekasihnya ini. Memberikan ke tunangannya sebesar Rp 5 juta untuk keperluan sehari-hari," ucap Zulpan.

Diketahui, selebgram Dara Arafah menjadi korban pencurian yang dilakukan oleh ARTnya sendiri. Brankas berisi uang ratusan juta ini pun berhasil dibawa kabur oleh pelaku.

Usai membuat laporan polisi, Polda Metro Jaya bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku. Ada dua pelaku yang ditangkap oleh polisi yang akhirnya mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP Jo Pasal 55 KUHP dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara. [ded]