Curi Uang Suami Rp 8,6 Miliar, Wanita Ini Pura-Pura Menderita Alzheimer

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Seorang wanita telah ditangkap oleh polisi Connecticut karena diduga mencuri uang milik suaminya. Wanita itu telah mencuri sekitar Rp 8,6 miliar dari rekening bank suaminya.

Pencurian itu telah ditutupi selama 20 tahun terakhir. Ia berusaha untuk menutupinya dengan membuat suaminya berfikir bahwa istrinya menderita penyakit Alzheimer.

Dilansir odditycentral, Rabu (11/10/21), wanita bernama Donna Marino itu telah ditangkap dan dikabarkan mencuri uang berupa cek pensiun. Uang cek pensiun itu berisi pembayaran kompensasi kerja, dan penghasilan Jamsostek dari suaminya selama 20 tahun.

Elena Marino, putri dari sang suami telah melaporkan ke polisi bahwa ibu tirinya telah mengendalikan keuangan keluarganya. Kala itu, Donna menjelaskan kepada sang suami ketika ingin masuk ke dalam bank untuk melakukan transaksi, dia pura-pura terkena Alzheimer.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pencurian untuk Membantu Keluarganya

Ilustrasi orang tua (dok. Pixabay.com/pasja1000/Putu Elmira)
Ilustrasi orang tua (dok. Pixabay.com/pasja1000/Putu Elmira)

Donna menjelaskan ketika suaminya ingin masuk ke dalam bank untuk melakukan transaksi, ia pura-pura terkena Alzheimer. Hal ini dilakukan untuk mencegah suaminya mengetahui saldo yang rendah di rekeningnya.

Pencurian yang dilakukan oleh Donna Marino telah disetorkan ke rekening ibunya. Dia mengatakan kepada polisi bahwa dia menggunakan uang itu untuk membantu keluarganya, bukan untuk berbelanja atau pergi berlibur.

Wanita itu telah didakwa dengan pencurian besar tingkat pertama dan pemalsuan tingkat ketika. Donna Marino dibebaskan dan akan diadili lagi pada 29 November.

Penulis: Alicia Salsabila

Cek Fakta Infografis pencurian data 3

Cek Fakta Infografis pencurian data 3
Cek Fakta Infografis pencurian data 3
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel