Curious Kids: apa itu NFT – dan kenapa sangat mahal?

<span class="caption">shutterstock</span>
shutterstock

Apa tujuan membuat NFT dan apa yang membuat beberapa di antaranya begitu mahal?? – Tanvi,Umur 16, Delhi, India

NFT adalah teknologi yang membuktikan siapa pemilik dari objek digital. Objek digital ini bisa berupa lagu, gambar, video, cuitan – atau bahkan sebidang tanah digital dalam game online atau dunia maya. Baru-baru ini, sebidang tanah digital di dunia virtual bernama Otherside yang masing-masing dijual dengan harga hampir US$6.000 sekitar Rp 88 juta. Terlebih lagi, orang-orang sangat tertarik untuk membelinya sehingga mereka juga membayar hingga ribuan dolar.

NFT adalah singkatan dari non-fungible token (token yang tidak dapat ditukar) . Jika sesuatu tidak dapat dipertukarkan, hal ini berarti bahwa hal tersebut tidak dapat diganti atau ditukar dengan sesuatu yang bernilai identik. Contoh sesuatu yang dapat dipertukarkan adalah koin saat ini, seperti koin satu pound, karena ini dapat ditukar dengan koin pound lainnya. Tidak masalah koin mana yang kamu miliki – kamu masih memiliki koin satu pound.

Namun, sesuatu seperti lukisan tidak dapat dipertukarkan. Lukisan itu hanya ada sekali. Jika kamu membeli lukisan, kamu bisa mengambil lukisan itu dan menggantungnya di kamar tidur kamu. Itu akan menjadi milik kamu – dan tidak ada orang lain yang akan memiliki lukisan persis seperti itu.

Memiliki sesuatu lebih rumit untuk objek digital, karena dapat dikopi. Misalnya, jika kamu menemukan gambar online yang kamu sukai, kamu dapat mengklik kanannya, menyimpannya di komputer milikmu, dan menggunakannya sebagai latar belakang jika kamu mau. Di sinilah NFT masuk.

Jika kamu membeli NFT lukisan digital dari pembuatnya, struk pembeliannya akan disimpan di blockchain. Blockchain adalah database raksasa yang dikelola oleh banyak orang di komputer mereka, dan hampir tidak mungkin untuk diubah. Setelah blockchain menyimpan catatan transaksi, itu akan ada selamanya. Semua orang dapat melihat bahwa kamu membeli NFT – dan ini membuktikan bahwa kamu adalah satu-satunya pemilik lukisan digital.

Nilai tinggi

Beberapa objek digital telah dibeli dengan nilai yang besar. Misalnya, pada tahun 2021, cuitan pertama yang pernah dikirim dijual seharga hampir US$3 juta. Tetapi kenapa seseorang mau membayar begitu banyak uang untuk NFT?

Pertama-tama, sebagian besar NFT sebenarnya memiliki harga yang rendah. Kita bisa menemukannya setiap kali ada penjualan rekaman. Sama halnya dengan seni fisik. Kita hanya mendengar NFT ketika seseorang membayar jutaan untuk lukisan karya seniman terkenal seperti Picasso, dan tidak pernah tentang semua lukisan lainnya yang dijual dengan harga lebih murah.

<span class="caption">NFT membuktikan kepemilikan objek digital.</span> <span class="attribution"><a class="link " href="https://www.shutterstock.com/image-illustration/3d-render-illustration-golden-coins-nft-1953459553" rel="nofollow noopener" target="_blank" data-ylk="slk:Alongkorn Sanguansook/Shutterstock">Alongkorn Sanguansook/Shutterstock</a></span>
NFT membuktikan kepemilikan objek digital. Alongkorn Sanguansook/Shutterstock

Seperti benda fisik, nilai seni digital atau benda digital lainnya bergantung pada seberapa banyak seseorang bersedia membayarnya – dan itu bisa disebabkan oleh banyak faktor.

Orang yang membelinya mungkin berpikir itu sangat indah atau penting, dan dengan senang hati membayar banyak uang untuk itu. Orang yang membeli tweet pertama, pengusaha Sina Estavi, menulisnya di Twitter, mengatakan, “Ini bukan hanya tweet! Saya pikir bertahun-tahun kemudian orang akan menyadari nilai sebenarnya dari cuitan ini, seperti lukisan Mona Lisa”.

Mona Lisa, sebuah lukisan karya Renaisans seniman Leonardo da Vinci, adalah salah satu karya seni paling terkenal di dunia. Lukisan ini tergantung di galeri museum Louvre di Paris, dan jutaan orang pergi untuk melihatnya setiap tahun.

Selain fakta bahwa cuitan pertama unik dan bersejarah, membelinya juga merupakan masalah status. Hanya satu orang di dunia yang dapat mengatakan bahwa mereka memiliki cuitan pertama yang pernah dikirim.

Dalam sebuah gelembung

Alasan lain mengapa NFT bisa begitu mahal adalah karena sesuatu yang disebut para ekonom sebagai gelembung. Kami mengatakan bahwa ada gelembung di pasar ketika investor membeli barang dengan prospek utama untuk menjualnya segera setelah itu dengan harga yang lebih tinggi. Ini yang kemudian mendorong kenaikan harga NFT.

Gelembung cenderung terjadi setiap kali teknologi baru muncul. Banyak investor datang dengan uang mereka setelah mendengar tentang harga tinggi dari sebuah teknologi baru, atau tentang selebriti yang membelinya. Mereka membelinya tanpa sepenuhnya memahaminya, hanya tertarik dengan uang yang mungkin bisa mereka hasilkan dengan menjualnya. Beberapa orang berpikir inilah yang terjadi dengan NFT.

Ini bukan untuk mengatakan bahwa NFT tidak memiliki nilai: ini untuk mengatakan bahwa beberapa orang yang membelinya melakukannya semata-mata untuk mendapatkan keuntungan, bukan karena mereka tertarik untuk memiliki sebuah gambar.

Alasan lain NFT mungkin begitu mahal adalah karena potensi yang mereka miliki untuk terhubung dengan metaverse. Metaverse adalah alam semesta virtual di mana orang akan diwakili oleh avatar dan memiliki ruang digital, seperti tanah digital yang dijual di dunia virtual Otherside.

Di masa depan, NFT dapat ditampilkan di ruang digital ini, dengan cara yang sama seperti kita menggantung lukisan di rumah fisik. Mungkin juga akan memungkinkan untuk mengubah beberapa dari mereka menjadi avatar unik yang dapat digunakan pemiliknya untuk berinteraksi di dunia itu. Karena Otherside dimiliki oleh perusahaan yang sama yang membuat koleksi terkenal yang disebut Bored Ape Yacht Club, mungkin di masa depan, kita dapat melihat versi avatar dari koleksi tersebut dan bentuk NFT lainnya di metaverse Otherside.

Apakah kamu punya pertanyaan yang ingin ditanyakan ke ahli? Minta bantuan ke orang tua atau orang yang lebih dewasa untuk mengirim pertanyaanmu pada kami. Ketika mengirimkan pertanyaan, pastikan kamu sudah memasukkan nama pendek, umur, dan kota tempat tinggal. Kamu bisa:

Arina Apsarini dari Binus University menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel