Cut Meyriska Ungkap Ayahnya Sempat Tak Datang Saat Lamaran Hingga Tak Ingin Jadi Wali Nikah

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Hubungan Roger Danuarta dengan Cut Meyriska ternyata sempat terhalang restu orang tua Cut Meyriska. Bahkan, sang ayah tidak hadir di acara lamaran mereka.

Hal itu diceritakan Cut Meyriska di kanal YouTube milik Dewi Sandra beberapa waktu lalu. Ibu satu anak itu mengatakan bukan suatu yang mudah menjadi istri Roger Danuarta.

"Waktu lamaranku ayah nggak datang," kata Cut Meyriska. "Kenapa?" tanya Dewi Sandra sambil terkejut. "Masih nggak mau waktu itu," jawab Cut Meyriska secara singkat.

Menurut Cut Meyriska, saat itu lamarannya dengan Roger berbeda jauh dengan kebanyakan pasangan pada umumnya. Sebab, dia merasa pihaknya bukan seperti tuan rumah.

"Lamaran kan pihak perempuan yang jadi tuan rumahnya. Ini kayak tamu. Keluarga Roger duluan yang datang. Aku lagi di makeup. Terus ayah datang pada saat kita udah mau kelar di lamaran. Setelah itu Roger langsung lari, cium kaki ayah (untuk minta restu)," ujar Cut Meyriska.

Ayah Minta Diwakilkan

Cut Meyriska. (Instagram/cutratumeyriska)
Cut Meyriska. (Instagram/cutratumeyriska)

Saking belum direstui, sang ayah sempat tak ingin menikahkan Cut Meyriska dengan Roger. Tak terima, Cut Meyriska pun mencoba berbagai cara agar ayahnya mau menjadi wali nikahnya.

"Ayah bilang 'yaudah dinikahkan saja sama abang, wakilin, ayah nggak mau'. Terus aku bilang 'aku masih punya ayah. Ayah aku masih hidup, masih ada. Ini anak perempuan satu-satunya nikahnya masa diwakilin. Nggak mau aku'," ujarnya

"Pokoknya sampai ayah mau nikahin. Aku tuh gelendotan dari subuh sampai pagi itu gelendotan di kaki ayah," lanjut Cut Meyriska sambil mengingat momen tersebut.

Hikmah yang Diambil

Cut Meyriska.  (Instagram/cutratumeyriska)
Cut Meyriska. (Instagram/cutratumeyriska)

Setelah melalui semua itu, kini Cut Meyriska jadi memetik hikmah di baliknya. Kata Cut Meyriska, apa yang dilakukan orang tuanya adalah sesuatu yang wajar.

"Kita nggak bisa memaksakan sesuatu sesuai dengan kemauan kita. Kayaknya kalau dulu masih emosi yang ada, tapi kalau saat ini, semua yang dilakukan oleh orang tua aku itu hal yang sangat wajar, kekhawatiran yang wajar," katanya.

"Cuman jalannya aja yang berbeda. Caranya aja yang berbeda. Dan mungkin itu yang membuat aku lebih kuat lagi untuk saat ini," tambahnya lagi.

Saksikan Video Menarik Berikut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel