Cyrus Apel HSPA+ Usung Kamera 8MP  

TEMPO.CO, Jakarta - PT Mitra Komunikasi Nusantara, pemegang merek Cyrus di Indonesia, pada Senin, 18 Maret 2013, menghadirkan lini terbaru segmen telepon seluler cerdas bernama Cyrus Apel HSPA+.

Fitur yang paling ditonjolkan dari ponsel berlayar 4,5 inci dengan resolusi HD 720p (1.280 x 720 piksel) ini adalah kamera berkekuatan 8 megapiksel. Kamera berkecepatan tinggi ini mampu mendeteksi 10 wajah sekaligus.

»Dengan teknologi 10 face detection dijamin seluruh wajah tidak akan kehilangan fokus,” kata Redi Sopyadi, Director Business and Development Mitra Komunikasi Nusantara, dalam acara peluncuran.

Yang unik, pada bagian samping kanan bawah ponsel dengan prosesor 1,2 GHz dual-core ARM Cortex A9 dan RAM 1 GB ini terdapat tombol khusus untuk menjepret momen spesial, layaknya sebuah kamera digital kompak.

Dari sisi konektivitas, ponsel yang berjalan di bawah sistem operasi Android 4.1 alias Jelly Bean ini sudah dilengkapi dual slot kartu SIM GSM-GSM dengan kecepatan HSPA+ hingga 21 Mbps.

Agar jaringan tersebut tetap stabil dan mendapatkan kecepatan hingga 21 Mbps, Cyrus menggandeng Telkomsel sebagai operator seluler yang memiliki jaringan terluas dan kualitas layanan terdepan.

»Kerja sama kami bukan hanya sebatas bundling, tapi juga menyediakan banyak konten dan fitur bagi para pembeli,” kata Arif Pradityo sebagai perwakilan Telkomsel dalam acara peluncuran tersebut.

Harga jual normal Cyrus Apel HSPA+ adalah Rp 2,3 juta. Namun, untuk 200 pembeli pertama yang melakukan pre-order secara online, mendapat harga khusus Rp 1,7 juta. Sedangkan selanjutnya dikenai harga Rp 1,99 juta.

FIRMAN

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.