Daebak, Selenggarakan Vaksinasi COVID-19 Massal Penggemar BTS Indonesia Dipuji Bos WHO

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Penggemar boyband asal Korea Selatan BTS, ARMY, yang ada di Indonesia mendapat pujian langsung dari Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Tak lain dan tak bukan karena aksi ARMY Indonesia yang menggelar vaksinasi COVID-19 dengan menyediakan 10 ribu dosis vaksin di Jakarta Convention Center (JCC) Hall A dan B.

Tedros mengatakan bahwa aksi yang dilakukan ARMY Indonesia ini merupakan hal yang sangat inspiratif.

"Inspirational news from #BTSARMY in #Indonesia Flag of Indonesia, who came together for @BTS_twt & organized a #COVID19 vaccination drive for 10,000+ Indonesians," cuit @drtedros.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas usaha dan kerja keras yang dilakukan penggemar BTS yang ada di Indonesia. Dengan digelarnya vaksinasi dosis pertama pada 31 Juli 2021 lalu ini maka semakin banyak orang bisa mengakses vaksin COVID-19.

"Thank you, INDOMYS, for your contribution to #VaccinEquity! Keep up the great work!," lanjut Tedros.

Vaksinasi COVID-19 Massal Digelar oleh Senyum ARMY

Vaksinasi massal yang menyasar 10 ribu orang ini digelar oleh komunitas penggemar boyband BTS, Senyum Army. Menurut akun Instagram @senyum.army, vaksinasi COVID-19 massal ini berlaku untuk semua usia yakni 12 tahun ke atas.

Lebih lanjut, vaksin yang digunakan dalam program ini menggunakan Sinovac.

Sesudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama, akseptor juga bakal mendapatkan vaksinasi dosis kedua lewat program ini.

"Kami akan sediakan baksin kedua di bulan Agustus," begitu kata mereka dalam sesi tanya jawab di akun Instagram mereka.

Infografis Yuk Kenali Cara Kerja Vaksin Covid-19.

Infografis Yuk Kenali Cara Kerja Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Yuk Kenali Cara Kerja Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)

Simak Juga Video Menarik Berikut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel