Daerah Didorong Buat Sentra-sentra Vaksinasi Percepat Herd Immunity

·Bacaan 1 menit

VIVA – Partai Nasdem memfokuskan percepatan program vaksinasi COVID-19 untuk 11 daerah di Jawa Barat demi terciptanya kekebalan kelompok (herd immunity) dan memutus rantai penularan COVID-19.

Sebelas daerah ini, antara lain Kabupaten Kerawang, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Garut, Kabupaten Subang, Kota Cirebon, Kabupaten Sukabumi, Kota Depok, Kabupaten Bekasi dan Kota Bandung dengan distribusi vaksin 30 ribu dosis.

Ketua Partai Nasdem Jawa Barat Saan Mustopa menjelaskan, keberadaan sentra vaksinasi COVID-19 itu berkat kerja sama para pimpinan dan kader partainya, termasuk para anggota legislatif, di daerah-daerah dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Pusat vaksinasi ini merupakan wujud komitmen DPW Partai Nasdem Jawa Barat dalam mendukung upaya pemerintah, untuk menekan penyebaran COVID-19 di tengah masyarakat yang saat ini sedang terus meningkat," ujar Saan di Bandung, Kamis, 22 Juli 2021.

Vaksinasi yang tersentralisasi di 11 daerah itu dipantau oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. “Diharapkan dapat menjadi contoh bagi pihak lain dan daerah lain untuk membuat sentra-sentra vaksinasi COVID-19," ujarnya.

Upaya mengakhiri pandemi COVID-19, katanya mengingatkan, bukan hanya tugas pemerintah, melainkan semua unsur masyarakat. Begitu pula dengan keberhasilan program vaksinasi secara massal demi terbentuknya kekebalan kelompok. “Perlu dukungan semua elemen-elemen lain untuk berkolaborasi melaksanakan program akselerasi vaksin COVID-19 di Jawa Barat," katanya.

Sekertaris Umum Partai Nasdem Jawa Barat M. Rahmat menjelaskan, kegiatan vaksinasi itu berlangsung selama empat hari, 22-25 Juli 2021, di kantor Partai Nasdem Jawa Barat di Bandung. Kegiatan itu telah diatur sedemikian rupa agar tidak terjadi penumpukan antrean dan kerumunan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel