Daftar Tempat Jual Beli Bitcoin Terpercaya di Indonesia

Krisna Wicaksono, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Perdagangan uang kripto seperti Bitcoin di Indonesia mulai meningkat, seiring dengan banyaknya orang yang tertarik untuk memiliki mata uang digital. Hal ini membuat jumlah penyedia jasa crypto exchange menjamur.

Menurut data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Kementerian Perdagangan (Bappebti Kemendag), saat ini hanya ada 13 broker yang terdaftar secara resmi di Indonesia untuk urusan tersebut.

Dilansir dari laman resmi Bappebti, Rabu 16 Desember 2020, 13 perusahaan itu telah memperoleh tanda daftar calon pedagang fisik aset kripto.

Kepala Bappebti Tjahja Widayanti mengatakan, perusahaan yang terdaftar sudah melakukan serangkaian proses administrasi dan dianggap mematuhi seluruh regulasi terkait industri baru itu.

“Jika ada perusahaan penyedia layanan crypto exchange yang beroperasi di luar izin Bappebti, akan dianggap ilegal dan akan dikenakan sanksi sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia,” ujarnya.

Daftar 13 perusahaan tersebut yakni PT Crypto Indonesia Berkat, PT Upbit Exchange Indonesia, PT Tiga Inti Utama, dan PT Indodax Nasional Indonesia.

Lalu, PT Pintu Kemana Saja, PT Zipmex Exchange Indonesia, PT Bursa Cripto Prima, PT Luno Indonesia Ltd, PT Rekeningku Dotcom Indonesia, PT Indonesia Digital Exchange, PT Cipta Koin Digital, PT Trinity Investama Berkat, serta PT Plutonext Digital Aset.

Salah satu dari perusahaan tersebut, yakni Rekeningku.com bahkan baru saja meraih penghargaan terbaik Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2020 untuk kategori produk aset kripto.

Data diambil dari para warganet netizen dengan tiga parameter penilaian digital, yaitu Search Engine Based, Social Media Based serta Website Based.

Chief Executive Officer Rekeningku.com, Sumardi mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan buah kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak, terutama dari pelanggan mereka selama ini.

“Semoga, dengan penghargaan ini kami dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh pengguna,” tuturnya.

Perusahaan yang berdiri pada 2018 itu memperdagangkan lebih dari 40 jenis aset kripto, dengan volume
transaksi bulanan mencapai lebih dari Rp1 triliun.