Daftar Daerah yang Masih Menerapkan PPKM Level 4 Lengkap Setiap Provinsi

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Kebijakan PPKM Level kembali diperpanjang oleh pemerintah. Beberapa daerah telah berhasil turun dari PPKM Level 4 ke Level 3. Bahkan, banyak pula daerah yang sudah berhasil turun dari PPKM Level 3 dan menerapkan PPKM Level 2.

Penerapan PPKM Level 4, 3, dan 2 di wilayah Jawa-Bali akan diperpanjang seminggu, yaitu dari tanggal 7 September hingga 13 September 2021. Sementara itu, penerapan PPKM Level 4, 3, dan 2 di luar Jawa-Bali akan diperpanjang selama 2 minggu hingga 20 September 2021.

Walaupun sudah banyak daerah yang telah menerapkan PPKM Level 3 dan 2, masih ada beberapa daerah yang masih menerapkan PPKM Level 4. Ada 11 Kabupaten/Kota yang masih menerapkan PPKM Level 4 di wilayah Jawa-Bali. Sementara itu, 23 daerah Kabupaten/Kota di luar wilayah Jawa-Bali juga masih menerapkan PPKM Level 4.

Berikut Liputan6.com rangkum dari Inmendagri No. 39 Tahun 2021 dan Inmendagri No. 40 Tahun 2021, Selasa (7/9/2021) tentang daftar daerah yang masih menerapkan PPKM Level 4.

Daftar Daerah yang Masih Menerapkan PPKM Level 4 di Jawa-Bali

Sejumlah kendaraan melintas di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (11/8/2021). Mulai 12 Agustus 2021, Polda Metro Jaya bakal kembali menerapkan aturan ganjil genap di sejumlah ruas jalan Ibu Kota dan meniadakan kebijakan penyekatan yang diterapkan selama PPKM Level 4. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Sejumlah kendaraan melintas di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (11/8/2021). Mulai 12 Agustus 2021, Polda Metro Jaya bakal kembali menerapkan aturan ganjil genap di sejumlah ruas jalan Ibu Kota dan meniadakan kebijakan penyekatan yang diterapkan selama PPKM Level 4. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Jawa Timur

- Kabupaten Ponorogo

- Kabupaten Magetan

Bali

- Kabupaten Jembrana

- Kabupaten Bangli

- Kabupaten Karangasem

- Kabupaten Badung

- Kabupaten Gianyar

- Kabupaten Klungkung

- Kabupaten Tabanan

- Kabupaten Buleleng

- Kota Denpasar

Daftar Daerah yang Masih Menerapkan PPKM Level 4 di Luar Jawa-Bali

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers PPKM secara virtual, di Jakarta, Senin (6/9/2021).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers PPKM secara virtual, di Jakarta, Senin (6/9/2021).

Aceh

- Kota Banda Aceh

- Kabupaten Aceh Tamiang

- Kabupaten Aceh Besar

Sumatera Utara

- Kota Medan

- Kota Sibolga

- Kabupaten Mandailing Natal

Sumatera Barat

- Kota Padang

Jambi

- Kota Jambi

Kepulauan Bangka Belitung

- Kabupaten Bangka

Kalimantan Selatan

- Kota Banjarbaru

- Kota Banjarmasin

- Kabupaten Kotabaru

Kalimantan Tengah

- Kota Palangkaraya

Kalimantan Timur

- Kota Balikpapan

- Kabupaten Kutai Kartanegara

- Kabupaten Mahakam Ulu

Kalimantan Utara

- Kota Tarakan

Sulawesi Selatan

- Kota Makassar

Sulawesi Tengah

- Kota Palu

- Kabupaten Poso

Sulawesi Utara

- Kabupaten Bolaang Mongondow

Nusa Tenggara Timur

- Kabupaten Kupang

Papua Barat

- Kabupaten Manokwari

Penurunan Kasus Aktif di Luar Jawa-Bali

Pemerintah kembali memperpanjang PPKM hingga 20 September 2021 untuk wilayah di luar Jawa-Bali. Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam konferensi pers hasil evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di luar Jawa-Bali pada Senin 6 September 2021, kemarin.

Dalam paparannya, Menko Airlangga menjelaskan terjadi penurunan kasus aktif dari 9 Agustus hingga 4 September, di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, dan Papua.

"Khusus Nusa Tenggara, kontribusi terhadap kasus secara nasional 2,1 persen. Kesembuhan di atas nasional, 93,83 persen. Tingkat fatality rate-nya di bawah nasional 2,27 persen. Kemudian juga kasus aktifnya 2,18 persen dan penurunannya 73,76 persen dari 9 Agutus sampai dengan 4 September, " jelas Airlangga

Sedangkan penurunan kasus aktif di Sumatra adalah 50,59 persen, Kalimatan 64,45 persen, Sulawesi 62,39 persen, Maluku dan Papua 28,77 persen. Airlangga menjelaskan, dari segi kasus aktif, di luar Jawa-Bali bali ada sebanyak 155.519 kasus aktif dan kontribusinya 60 persen.

Persentase kesembuhan Covid-19 di luar Jawa-Bali sebanyak 90 persen. Angka tersebut sedikit berada di bawah nasional yang sebesar 92,94 persen. Sedangkan dari segi kasus kematian di luar Jawa-Bali terdapat 2,99 persen, di bawah standar nasional yang sedikit lebih baik yakni 3,29 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel