Daftar Dompet Digital Paling Populer saat Pandemi COVID-19

Raden Jihad Akbar, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 2 menit

VIVA – Perusahaan market research, Ipsos in Indonesia, mengumumkan hasil survei mereka perihal merek dompet digital mana yang paling unggul di Tanah Air saat ini. Survei dilakukan selama Oktober 2020.

Managing Director Ipsos in Indonesia, Soeprapto Tan menjelaskan, hasil survei menunjukkan bahwa ShopeePay berhasil menempati posisi sebagai dompet digital paling unggul di Indonesia pada periode itu.

"ShopeePay menjadi dompet digital yang paling sering digunakan selama Oktober, dengan persentase sekitar 34 persen. Kemudian menyusul di belakangnya Ovo dengan 28 persen, GoPay 17 persen, Dana 14 persen, dan Link Aja yakni 7 persen," kata Soeprapto dalam telekonferensi, Rabu, 4 November 2020.

Baca juga: Viral 43 Buaya Lepas ke Sungai Cisadane, Wali Kota Tangerang: Waspada

Soeprapto menjelaskan, data ini merupakan hasil dari survei pihaknya secara online, melibatkan 1.000 responden usia 18 tahun ke atas dengan pengalaman melakukan pembelian menggunakan dompet digital di e-commerce dalam kurun waktu dua tahun ke belakang.

Tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui merek dompet digital apa yang memiliki kepuasan, loyalitas, dan persepsi pengguna yang paling unggul. Sebab, lanjut Soeprapto, sejak dua tahun lalu Ipsos sudah melihat adanya tren penggunaan aplikasi e-wallet, atau dompet digital di Indonesia.

Terlebih, hal ini juga diperkuat oleh hasil temuan Ipsos untuk Asia Tenggara pada bulan September 2020 lalu. Di mana, selama pandemi COVID-19 telah terjadi peningkatan penggunaan pembayaran non-tunai (cashless payment) sebesar 44 persen pada masyarakat Indonesia.

Karenanya, Ipsos pun berinisiatif untuk mengadakan survei lebih lanjut, guna mengetahui merek dompet digital apa yang memiliki kepuasan, loyalitas, dan persepsi pengguna yang paling unggul.

"Lalu pada perubahan perilaku konsumen dari pembayaran tunai ke non-tunai, serta consumer preference dalam memilih merek dompet digital," ujarnya.

Diketahui, hasil survei tersebut menunjukkan bahwa di antara para pemain dompet digital, ShopeePay berhasil unggul sebagai merek dompet digital yang memiliki penetrasi tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Yakni mencapai 48 persen dari total pengguna dompet digital di Indonesia, disusul Ovo (46 persen dari total), GoPay (35 persen dari total), kemudian Dana (26 persen dari total) dan LinkAja (16 persen dari total).

Jika dilihat dari pangsa pasar nilai transaksi, ShopeePay juga berhasil mencatatkan pangsa pasar jumlah transaksi tertinggi dalam tiga bulan transaksi, yakni 29 persen dari total nilai transaksi e-wallet di Indonesia. Diikuti oleh OVO sebesar 27 persen, kemudian GoPay (22 persen), Dana (14 persen), serta LinkAja (7 persen).

Tingkat penggunaan yang tinggi dapat diilustrasikan dari tingginya nilai transaksi menggunakan merek-merek dompet digital di tengah kehidupan masyarakat.

Dari pangsa pasar nilai transaksi, ShopeePay menjadi merek dompet digital yang mencatatkan pangsa pasar nilai transaksi terbesar, yakni 32 persen dari total nilai transaksi dompet digital di Indonesia. Disusul oleh OVO (25 persen), GoPay (21 persen), DANA (14 persen), dan LinkAja (8 persen).