Daftar Lahan Makam di Jakarta yang Masih Bisa Dipakai

Siti Ruqoyah, Anwar Sadat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Jumlah kasus meninggal karena virus COVID-19 terus bertambah. Hal itu pun berdampak pada semakin menyusutnya ketersediaan lahan untuk makam di Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah menambah lahan pemakaman jenazah pasien COVID-19 di sejumlah wilayah. Pemprov DKI, kata Riza, memastikan akan terus memberikan pelayanan pemakaman bagi warga yang membutuhkan.

"Pemprov sudah menambah luasan daripada pemakaman di beberapa tempat seperti Srengseng, Bambu Wulung, Semper, Joglo, dan pemakaman umum lainnya. Di beberapa titik tersebut disiapkan tempat pemakaman untuk COVID termasuk di Rorotan. Sekalipun di (TPU) Srengseng sudah penuh, itu sudah disiapkan tempat lain, termasuk di Rorotan," kata Riza, yang dikutip Sabtu, 23 Januari 2021.

Baca juga: Letjen Doni Monardo Positif COVID-19

Sejauh ini penambahan area pemakaman tidak mengalami kendala yang berarti. Menurut Riza, terkait pemakaman, memang menjadi masalah tidak hanya di Jakarta, tetapi juga permasalahan wilayah Ibu Kota Negara di seluruh dunia.

“Enggak ada kendala, masalah makam memang secara umum, enggak cuma di Jakarta, di dunia pasti menghadapi masalah tanah. Tanah untuk gedung, jalan, waduk, RTH, taman. Kan itu kompleksitas masalah ibu kota di seluruh dunia, termasuk tanah untuk pemakaman," ujar Riza

Namun meski begitu, Riza mengatakan, Pemprov DKI sudah menyiapkan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Riza memastikan Pemprov DKI akan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya.

"Kami sudah mengatur batasannya, wilayahnya, luasnya, yang pada prinsipnya pasti semua akan kita layani dan disiapkan tanahnya," ujarnya

Sebelumnya, sejumlah area pemakaman di DKI Jakarta saat ini semakin berkurang kapasitasnya. Beberapa pemakaman yang semakin berkurang kapasitasnya yakni di TPU Pondok Ranggon Jakarta Timur dan TPU Tegal Alur, Jakarta Barat. Seperti di TPU Tegal Alur, pengelola bahkan sampai mensiasati secara tumpang dengan makam lainnya.