Daftar Makanan yang Baik Dikonsumsi Ibu Hamil, Penting agar Kandungan Tetap Sehat

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Pada masa kehamilan, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi. Makanan bergizi sangat berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan perkembangan bayi di dalam kandungan.

Mengonsumsi makanan yang bergizi untuk ibu hamil dilakukan agar kebutuhan nutrisi saat hamil tercukupi dengan baik.

Ibu hamil memerlukan asupan sekitar 300-350 kalori setiap hari sejak trimester kedua dan ketiga.

Apabila ibu hamil kekurangan nutrisi maka akan berpengaruh buruk terhadap perkembangan kandungannya.

Itulah mengapa, penting bagi ibu hamil mengetahui pilihan makanan bergizi yang baik dikonsumsi agar janin yang dikandung tetap sehat.

Lantas, apa saja makanan yang baik dikonsumsi untuk ibu hamil? Berikut ini daftar makanan yang baik dikonsumsi untuk ibu hamil untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya, dilansir dari laman Heatline, Rabu (22/9/2021).

Daftar Makanan yang Baik Dikonsumsi untuk Ibu Hamil

1. Pisang

2. Mangga

3. Alpukat

4. Blueberry

5. Jus jambu biji

6. Kelapa muda murni

7. Pir

8. Semangka

9. Lemon

10. Melon

11. Jeruk

12. Apel

13. Pepaya

14. Buah tin

15. Buah bit

16. Bayam

17. Brokoli

18. Tomat

19. Aprika

20. Buncis

21. Wortel

23. Stroberi

22. Kacang tanah

23. Kacang merah

24. Kacang hijau

25. Kacang hitam

Daftar Makanan yang Baik Dikonsumsi untuk Ibu Hamil

26. Kacang kedelai

27. Kacang almond

28. Terong

29. Daun katuk

30. Kentang

31. Kangkung

32. Jagung

33. Labu siam

34. Kembang kol

35. Kubis

36. Air putih

37. Daging sapi rebus atau panggang

38. Sereal

39. Daging ayam

40. Salmon segar

41. Telur

42. Keju

43. Susu sapi

44. Susu kedelai

45. Yoghurt

46. Nasi beras merah

47. Oatmeal

48. Gandum

49. Umbi-umbian

50. Roti

Sumber: heatline.com

Dapatkan artikel daftar dari berbagai tema lain dengan mengeklik tautan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel