Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan Diumumkan 17 Agustus 2013

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menetapkan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP), pada 16 Agustus 2013.

DPSHP baru akan dipublikasikan pada 17 Agustus, bertepatan dengan hari kemerdekaan.

Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah menjelaskan, publikasi DPSHP berlangsung dari 17 sampai 23 Agustus. Selama itu, masyarakat juga diminta berpartisipasi untuk menanggapi DPSHP yang sudah dipublikasikan.

"Tanggal 16 Agustus nanti ditetapkan, kemudian tanggal 17 Agustus akan diumumkan DPSHP-nya melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS), untuk menerima tanggapan hasil dari DPSHP,” kata Ferry di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (13/8/2013).

Penetapan DPSHP dan pengumumannya ke publik, bertujuan menyaring sekaligus memverifikasi data DPS yang telah masuk dan dijadikan sebagai pijakan, sebelum nantinya ditentukan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Terhitung 24 Agustus sampai 6 September, Panitia Pemungutan Suara (PPS) akan menindaklanjuti aduan atau tanggapan masyarakat.

Dalam masa ini dilakukan perbaikan atas DPSHP, berdasar aduan masyarakat, sehingga PPS akan terus bekerja maksimal memerbaiki data.

Perbaikan itu, lanjut Ferry, semisal ada pengurangan daftar pemilih karena adanya pemilih ganda, anomali, atau pemilih yang tercatat sebagai anggota TNI atau Polri yang masih menjabat, usia 17 tahun atau belum pernah menikah, yang harus dicoret. (*)

Baca Juga:

Belum Ada Perubahan Calon Sementara DPD

KPU Kirim Sekjen ke Jatim untuk Telaah Formulir C1

Arief Wismansyah Berterima Kasih kepada Pendukungnya

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.