Daftar Terbaru Harga Emas Pegadaian 0,5 Gram hingga 1 Kg Hari Ini 17 Juli 2021

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Pegadaian (Persero) melayani penjualan dan pembelian beberapa jenis emas. Harga emas di BUMN gadai ini tercatat naik pada hari ini.

Harga emas Pegadaian memang bergerak mengikuti pasar. Selama ini, Pegadaian dikenal menawarkan layanan gadai. Namun BUMN gadai ini juga ikut menjual jasa jual beli emas.

Terdapat 4 jenis emas yang dijual Pegadaian. Keempatnya, yaitu emas Antam dan emas Retro. Selain itu, juga terdapat emas Batik dan emas UBS.

Setiap harinya harga emas Pegadaian bisa dipantau melalui website resminya, di www.pegadaian.co.id.

Pada Sabtu (17/7/2021) ini, sebagian besar harga emas Pegadaian terpantau turun, tetapi memang ada beberapa yang tak berubah.

Berikut ini daftar lengkap dan terbaru harga emas Pegadaian pada 17 Juli 2021:

Harga Emas Antam

0,5 gram = Rp 547.000

1 gram = Rp 989.000

2 gram = Rp 1.916.000

3 gram = Rp 2.847.000

5 gram = Rp 4.710.000

10 gram = Rp 9.362.000

25 gram = Rp 23.274.000

50 gram = Rp 46.466.000

100 gram = Rp 92.850.000

250 gram = Rp 231.849.000

500 gram = Rp 463.479.000

1000 gram = Rp 926.916.000

Harga Emas Retro

0,5 gram = Rp 510.000

1 gram = Rp 954.000

2 gram = Rp 1.890.000

3 gram = Rp 2.806.000

5 gram = Rp 4.662.000

10 gram = Rp 9.265.000

25 gram = Rp 23.032.000

50 gram = Rp 45.981.000

100 gram = Rp 91.878.000

Harga Emas Antam Batik

0,5 gram = Rp 623.000

1,0 gram = Rp 1.150.000

8,0 gram = Rp 8.695.000

Harga Emas UBS

0,5 gram = Rp 508.000

1 gram = Rp 953.000

2 gram = Rp 1.890.000

5 gram = Rp 4.667.000

10 gram = Rp 9.284.000

25 gram = Rp 23.163.000

50 gram = Rp 46.230.000

100 gram = Rp 92.423.000

250 gram = Rp 230.987.000

500 gram = Rp 461.431.000

1000 gram = Rp 921.864.000

Harga Emas Turun Usai Sentuh Level Tertinggi Dalam Sebulan

Aksi jual terjadi dan kekhawatiran terhadap situasi ekonomi China membuat harga emas turun 0,5 persen menjadi US$ 1.153,60 per ounce.
Aksi jual terjadi dan kekhawatiran terhadap situasi ekonomi China membuat harga emas turun 0,5 persen menjadi US$ 1.153,60 per ounce.

Harga emas tergelincir pada perdagangan Jumat karena dolar Amerika Serikat (AS) menguat sehingga menumpulkan daya tariknya dan menekan harga emas keluar dari level tertinggi dalam 1 bulan yang telah dicapai di sesi perdagangan sebelumnya.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (17/7/2021), harga emas di pasar spot turun 0,8 persen menjadi USD 1.814,11 per ounce, meskipun telah naik 0,3 persen sepanjang pekan ini.

Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,8 persen ke level USD 1.815.

Nilai tukar dolar terikat untuk kenaikan mingguan yang kuat, mengurangi daya tarik terhadap emas bagi pemegang mata uang lainnya.

Ahli strategi komoditas TD Securities Daniel Ghali mengatakan ketidakmampuan emas untuk mendapatkan keuntungan secara substansial dari imbal hasil riil AS yang lebih lemah menunjukkan bahwa harga emas tetap rentan terhadap penurunan lebih lanjut.

“Meskipun penilaian emas lebih menarik secara relatif terhadap sekuritas yang dilindungi inflasi (TIPS) Treasury AS, alasan emas diperdagangkan dengan harga diskon adalah karena tidak memiliki keunggulan carry yang sama," kata dia.

Ghali mengatakan bahwa peningkatan permintaan fisik emas batangan, terutama dari konsumen top China, dan pembelian bank sentral dapat membatasi penurunan logam mulia.

Awal pekan ini, Ketua Federal Reserve Jerome Powell menegaskan kembali bahwa bank sentral AS akan tetap akomodatif, mendorong harga emas ke level tertinggi satu bulan pada hari Kamis.

Kepala Strategi Pasar di Blue Line Futures, Chicago, Phillip Streible mengatakan, ketidakpastian terkait potensi lonjakan kasus Covid-19 varian Delta di Amerika Serikat dapat memaksa The Fed untuk tetap akomodatif lebih lama.

Harga Logam Lain

Ilustrasi harga emas. (Shutterstock)
Ilustrasi harga emas. (Shutterstock)

Di tempat lain, harga paladium turun 3,2 persen menjadi USD 2,644,20 per ounce, menuju penurunan mingguan pertama. Sementara harga platinum turun 2,9 persen menjadi USD 1.105,03.

Sebuah laporan penjualan ritel AS untuk Juni menunjukkan penjualan kendaraan bermotor menurun karena kurangnya pasokan yang disebabkan oleh kekurangan semikonduktor global.

"Kekurangan mobil mungkin akan bertahan untuk sementara waktu dan mungkin itu menyebabkan harga paladium dan platinum sedikit kesulitan," kata Analis ED&F Man Capital Markets, Edward Meir.

Kedua logam tersebut digunakan oleh pembuat mobil untuk membatasi emisi dalam sistem pembuangan mesin.

Sedangkan harga perak turun 2,3 persen menjadi USD 25,71 per ounce.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel